UTP Surakarta Gelar Forum Pembelajaran Internasional “Becoming Friends: Interational Learning Forum”

oleh
UTP Surakarta
Dialog internasional antar mahasiswa Becoming Friends: Interational Learning Forum UTP Surakarta, Rabu (8/3/2023) | Dok UTP Surakarta

SOLO, MettaNEWS – Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta melalui Pusat Urusan Internasional menggelar dialog internasional antar mahasiswa, Rabu (8/3/2023). Mengusung tajuk Becoming Friends: Interational Learning Forum, kegiatan ini merupakan hasil kerjasama dengan VIA Denmark dan Semarang Multinational School.

UTP Surakarta meyakini bahwa komunitas dunia adalah tentang mobilitas yang dinamis. Serta dapat memperoleh respon melalui diskusi, kolaborasi, pertukaran dan hubungan akademik. Serta partisipasi aktif dalam berbagai sektor. Platform yang terinisiasi oleh UTP Surakarta ini memberikan ruang bagi mahasiswa. Untuk bertukar pengalaman dan mobilitas akademik dengan berbagai mahasiswa dari seluruh dunia.

Kepala Pusat Urusan Internasional, Mohammad Ali Yafi mengatakan setelah pada seri sebelumnya berfokus pada pengalaman dan aktivitas penelitian. Seri dialog kali ini mengambil tema student mobility. Mahasiswa UTP Surakarta yang terlibat dalam diskusi tersebut adalah alumni Program Pertukaran Mahasiswa. Sebuah program flagship yang dikelola oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) di bawah payung program besar Merdeka Belajar, Kampus Merdeka”.

“Mahasiswa VIA Denmark tersebut saat ini sedang menempuh internship di Semarang Multinational School selama beberapa bulan terakhir maka dari itu kami undang ke sini untuk dapat sharing pengalaman dengan mahasiswa UTP”, kata Mohammad.

Komitmen UTP Surakarta Perluas Exposure Mahasiswa

Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan Kemahasiswaan, Nuruddin Priyo Budi Santoso, dalam sambutannya menegaskan bahwa UTP Surakarta memiliki komitmen yang kuat untuk memperluas exposure mahasiswa melalui berbagai program. Hal ini dipandang akan secara signifikan membangun sekaligus meneguhkan kapasitas dan daya saing mahasiswa Universitas Tunas Pembangunan Surakarta pada kancah global, khususnya pada sektor pendidikan.

“Saat ini kita perlu meningkatkan exposure mahasiswa UTP dengan berbagai program atau kegiatan yang sifatnya tidak hanya nasional melainkan bisa berskala internasional. UTP memiliki Kantor Pusat Internasional yang dapat menjembatani mahasiswa UTP untuk memperkuat pengalaman global mereka”, Tegas Nuruddin.

Senada dengan hal tersebut, Kepala Program Studi Bimbingan dan Konseling UTP Surakarta, Erik Teguh Prakoso, M. Pd. menyambut baik program ini. Dirinya meyakini bahwa persaingan lulusan dari sebuah universitas tidak lagi dalam skup yang sempit, namun telah meluas sebagai konsekuensi dari arus globalisasi.