SOLO, MettaNEWS – Pusat Bahasa dan International Office Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta menggelar pelatihan berbahasa Inggris bertajuk “Speak With Impact – English for Presentation”. Kegiatan ini menghadirkan Mr. Edward Scheiler, English Educator & Public Speaking Coach asal California, Amerika Serikat, untuk melatih kemampuan presentasi mahasiswa dalam bahasa Inggris.
Pelatihan dibagi menjadi dua sesi interaktif. Dengan antusiasme tinggi, Mr. Edward membimbing peserta membangun kepercayaan diri, melatih pengucapan kata per kata, serta mengasah intonasi dan ekspresi dalam berbicara. Suasana kelas dibuat aktif agar mahasiswa dapat langsung mempraktikkan materi yang dipelajari.
Prof. Dr. Nuruddin Priya Budi S., M.Or, Wakil Rektor III UTP sekaligus penanggung jawab kegiatan, menjelaskan bahwa pelatihan ini selaras dengan visi internasionalisasi kampus.
“Kami percaya bahwa kemampuan berbahasa Inggris, khususnya dalam menyampaikan ide secara efektif melalui presentasi, adalah keterampilan esensial di era global. Pelatihan ini membuka lebih banyak ruang bagi mahasiswa untuk berkembang dan berani tampil di kancah internasional,” ujarnya.
Menurut Prof. Nuruddin, UTP setiap tahunnya menjalin berbagai kerja sama internasional, termasuk program student exchange dan cultural exchange. Kegiatan seperti ini diharapkan dapat mempersiapkan mahasiswa agar lebih siap bersaing di tingkat global.
Salah satu peserta, Fabianus Delan, mengaku mendapat banyak wawasan baru dari pelatihan tersebut.
“Sesi bersama Mr. Edward sangat membuka wawasan. Saya belajar cara menyampaikan pesan dengan jelas dan percaya diri. Ini bukan hanya soal grammar, tapi juga bagaimana membangun koneksi dengan audiens,” katanya.
Acara kemudian dilanjutkan dengan peresmian English Club UTP, komunitas belajar bahasa Inggris yang menjadi wadah latihan berkelanjutan bagi mahasiswa dalam speaking, writing, listening, dan reading.
Bayu Adi Saputra, Kepala Bagian Kemahasiswaan UTP, berharap English Club dapat menjadi ruang praktik yang menyenangkan dan inklusif.
“English Club ini kami dirikan sebagai ruang yang fun dan terbuka bagi siapa saja di UTP yang ingin belajar dan praktik bahasa Inggris tanpa takut salah. Harapannya, komunitas ini bisa menjadi tempat tumbuh bersama,” ujarnya.
Dengan kombinasi pelatihan dari narasumber internasional dan pembentukan komunitas, UTP berharap dapat menciptakan lingkungan kampus yang semakin mendukung pengembangan kemampuan bahasa Inggris mahasiswa, sekaligus mempersiapkan mereka untuk tantangan global.








