Usaha Kecil yang Tidak Melulu Mengejar Untung Justru Bisa Raih Profit Lebih Banyak

Arto Biantoro | dok Benih Baik

JAKARTA, MettaNEWS – Meski dioperasikan secara sederhana dengan modal kecil, nyatanya Usaha Mikro Kelas Menengah masmpu menjadi menjadi tulang punggung roda ekonomi nasional. Terlebih di masa pandemi yang melanda dunia.

Dalam acara bincang-bincang bersama dengan Arto Biantoro, seorang brand activist dari Gambaran Brand dengan BenihBaik.com, Bambang Reguna Bukit dan Desiree Tarigan beberapa waktu lalu juga dibahas terkait UMKM. Terdapat satu poin penting yakni UMKM jangan melulu mengejar profit.

Menurut Arto, konsep dasar dari kewirausahaan itu adalah membangun relasi. Relasi ini tujuannya adalah membangun kepercayaan. Sering kali kepercayaan itu membutuhkan waktu dan biaya ketika ada seorang UMKM yang fokus kepada membangun kepercayaan, maka tentu saja dia akan mengambil sebagian dari keuntungannya untuk diinvestasikan kepada kepercayaan tersebut.

“Kepercayaan itu bisa kaitannya dengan stakeholders baik kepada suplier maupun end user katakanlah memberikan diskon sebesar 20 persen untuk end usernya, maka 20 persen itu sebenarnya diambil dari keuntungan sehingga tujuannya membangun kepercayaan,” kata Arto beberapa saat lalu.

Dia juga mencontohkan seorang pengusaha yang membeli peralatan sehingga membuat pelanggan nyaman misalnya meja, kursi, sofa, toilet yang lebih rapi. “Itu semua adalah investasi yang dikeluarkan untuk membangun kepercayaaa dan relasi kepada konsumen. Akhirnya komteks memikirkan keuntungan juga harus dibagi kepada konsep kepercayaan dalam hal ini membangun kenyamanan.”

Berbeda dengan sudut pandang dari mereka-mereka yang hanya melulu memikirkan keuntungan belaka. “Maka konsepnya akan memangkas pengeluaran. Ini  malah kemudian tidak mendapatkan kepercayaan karena relasinya kemudian hanya jual beli.”

Sustainable Development Goals (SDGs) merupakan suatu rencana aksi global yang berisi 17 tujuan menjadi ‘contekan’ yang mudah bagi para pelaku UMKM untuk bisa memberikan dampak bagi masyarakat luas. 

“Teman-teman UMKM boleh memilih 1,2,3 dari sekian banyak isu yang ada di dunia ini sebagai inisiatif membuat dampak. Ini adalah pintu masuk yang paling gampang  dan yang kedua pemilihan ini kemudian bisa diselaraskan dengan cita-cita dan tujuan yang dimiliki oleh para UMKM sendiri,” tutupnya.