SOLO, MettaNEWS – Ribuan warga Solo memenuhi Jalan Slamet Riyadi pada Car Free Day (CFD) Minggu, (15/5). Animo masyarakat sangat tinggi mengikuti kegiatan mingguan yang baru pertama kali diadakan sejak terakhir diselenggarakan pada Maret 2020 lalu.
Warga pun tampak tumpah ruah memadati trotoar maupun jalan. Dari pantauan MettaNEWS di lokasi, warga melakukan beberapa kegiatan seperti jalan-jalan santai, bersepeda, bermain mini wahana, jogging, dan berbelanja. Beberapa warga pun juga nampak membawa hewan peliharannya seperti anjing dan kucing.
Di sepanjang trotoar Jalan Slamet Riyadi pun juga nampak dipenuhi pengunjung untuk melakukan sarapan. Tak hanya warga Solo, salah satunya warga Pabelan, Kartasura, Sukoharjo, Dina datang ke CFD untuk mengibati kerinduan akan gelaran ini.
“Seneng udah dua tahun lama nggak CFD-an, kangen sama makanan-makanan di sini. Pas sampai sini tadi keget. Membludak yang dateng banyak,” ucap Dina saat ditemui MettaNEWS di area Stadion R Maladi, Sriwedari, Solo, Minggu (15/5/2022).
Dina yang mengajak keluarganya ini datang sejak pukul 06.30 WIB. Tidak hanya mencari makanan, Dina dan keluarga pun juga melakukan olahraga jogging.
“Meskipun ramai tapi tetep menikmati soalnya kangen. Bisa ketemu orang-orang juga. Dulu sebelum pandemi setiap Minggu selalu dateng ke CFD sama keluarga kadang sama temen juga,” kata Dina.
Ingin merasakan euforia CFD setelah ditiadakan selama dua tahun, Dina menyebut warga Solo dan sekitarnya datang pada hari pertama digelar untuk melepas rindu. Sehingga hal ini menyebabkan membludaknya pengunjung yang datang.
“Dulu ngga sebanyak ini. Ya karena pertama diadakan lagi setelah dua tahun ngga ada. Ya semoga untuk tahun-tahun besok tetap ada CFD. Covid juga semakin menurun,” tutupnya.
Tak berbeda dengan Dina, Dania warga asal Sumber, Banjarsari Solo datang ke CFD untuk olahraga dan mencari makanan. Dina menyebut suasana CFD di tahun pertama diadakan setelah vakum dua tahun ini berbeda.
“Suasananya berbeda, kalau dulu nggak pakai masker sekerang pakai masker. Tapi kalau dilihat-lihat kayanya agak aman juga. Nyatanya sudah berani dibuka lagi CFD-nya,” ucap Diana saat ditemui di area MAN 2 Solo pada CFD, Minggu (15/5/2022).
Diana yang sudah melakukan vaksinasi tahap 3 boster pun tidak begitu khawatir untuk datang ke CFD yang mana didatangi banyak pengunjung.
“Saya rasa sudah aman, sudah vaksin,” imbuhnya.
Berangkat sejak pukul 06.15 WIB, Diana mendapatkan informasi gelaran CFD Solo melalui informasi yang ia peroleh dari rekan-rekannya.
“Semoga aja masih tetap berjalan kaya gini karena untung juga buat yang jualan di sini karena banyak pembelinya. Dan juga semoga yang ada di sini semoga tetap menjaga protokol kesehatan biar nggak ada kasus Covid,” pungkasnya.
Sementara itu, Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka menyebut CFD perdana Solo menimbulkan antusias warga yang sangat besar sehingga pihaknya akan melakukan evaluasi.
“Ini pertama CFD ya, antusiasme warga juga sangat besar. Tapi juga perlu banyak yang dievaluasi. Kita sudah menentukan zonasi-zonasi. Masih ada pedagang yang mungkin di luar paguyuban atau di luar Kota Solo yang belum mengerti masalah zonasi. Tadi saya lihat misalnya di Galabo dan Vasternburg masih banyak space yang tersedia,” ucap Gibran saat ditemui di sela-sela bersepeda di CFD Solo, Minggu (15/5/2022).
Adanya pedagang yang belum diakomodasi, Gibran akan melakukan penataan pedagang untuk memenuhi tempat PKL di CFD seperti Galabo dan Benteng Vasternbur.
“Yang belum terakomidir bisa kita masukan di Vasternburg ya Minggu depan biar dievaluasi Disdag, Dishub,” imbuhnya.
Selain itu, Gibran menyebut di CFD pedana Solo ini masih terdapat warga yang tidak mentaati protokol kesehatan.
“Protkes ya asa yang belum pakai masker dan lain-lain,” pungkasnya.
Akan melakukan evaluasi dengan Dinas Perdagangan (Disdag) Solo dan Dinas Perhubungan (Dishub) Solo, Gibran ingin membuat gelaran CFD yang lebih tertata dan nyaman.








