SOLO, MettaNEWS – Timnas Ekuador U-17 harus mengubur asa untuk melaju ke perempat final Piala Dunia U-17 setelah gagal di babak 16 besar melawan Brasil 1-3.
Sebelum kembali ke negara asalnya, Timnas Ekuador U-17 menyempatkan waktu berkunjung ke Masjid Raya Sheikh Zayed, Solo, Selasa (21/11/2023) sore.
Pantauan Mettanews, rombongan Timnas Ekuador tiba di masjid sekira pukul 15.49 WIB. Mereka datang menggunakan bus pemain Piala Dunia U-17.

Dalam kunjungan ini Timnas Ekuador didampingi pelatih, Diego Martinez, staff serta manajemen. Kedatangan peserta Piala Dunia U-17 ini disambut baik oleh pengurus masjid.
Di sela-sela kunjungannya, Diego Martinez mengatakan dirinya pertama kali masuk ke masjid. Ini menjadi hal yang menyenangkan baginya. Ia pun merasa kagum terhadap bangunan masjid yang begitu megah.

“Masjid ini sangat bagus dan indah, saya pikir ini menjadi pengalaman pertama saya masuk ke dalam masjid, jadi ini adalah pengalaman bagus untuk kami di sini,” ujar Diego.
Gagal melaju ke perempat final Piala Dunia U-17, Diego dan tim memutuskan meredam ketegangan antara pemain dengan mengunjungi salah satu tempat di Solo. Selama di Indonesia, Diego dan anak asuhnya juga fokus berlatih dan bermain.
Di balik padatnya jadwal latihan dan pertandingan dirinya sangat senang bisa berkunjung ke Masjid Raya Sheikh Zayed.
Selain itu ia juga sangat menyukai makanan khas Solo ataupun Surabaya. Ia pun merasa nyaman perihal masyarakatnya yang ramah-ramah.
“Saya tidak ingat namanya (makanan) tapi supnya sangat enak. Solo tempat yanh bagus, orangnya ramah. Kami bahagia bisa di sini dan bermain di sini. Kami hanya berkunjunh sekali ini di sini di momen pertama kami bisa keluar kota tapi kami sangat bahagia di sini,” katanya.

Pengurus Masjid Sheikh Zayed, Munajat mengatakan pihaknya dihubungi oleh pihak Timnas Ekuador pada selasa pagi untuk meminta izin berkunjung ke Masjid Raya Sheikh Zayed.
Dirinya mengatakan saat dihubungi oleh pihak Manajemen Kesebelasan Timnas Ekuador, Bahwa Tim Kesebelasan Ekuador meminta berkunjung atas rekomendasi dari Google.
“Saya menjelaskan tentang sisi masjid dan budaya-budaya islam serta kita bawa dari tempat wudhu sampai tempat sholat. Saya juga menjelaskan apa saja yang dilakukan di dalam masjid,” kata Munajat.
Munajat juga menjelaskan jika non muslim bisa berkunjung ke Masjid Raya Sheikh Zayed. Hanya saja mereka tidak bisa beribadah di masjid ini.
Dalam kesempatan itu, Timnas Ekuador, staff beserta manajemen mendapat kenang-kenangan berupa tasbih.











