JAKARTA, MettaNEWS – Tim hilal dan rukyat Kementerian Agama memastikan, pemantauan di wilayah Indonesia pada Kamis (20/4/2023) petang memastikan hilal belummemenuhi syarat untuk bulan baru.
“Kami memprediksi hari raya Idul Fitri jatuh pada hari Sabtu tanggal 22 April. Namun ini nanti masih harus melalui sidang Isbat,” tutur Khafid, tim hilal dan rukyat Kemenag dalam keterangannya pada pers, Kamis petang.
Khafid memaparkan, pemantauan dilakukan di sejumlah tempat di tanah air. “Dari Merauke sampai ke titik Nol di dekat Sabang. Namun dari titik nol sekalipun yang paling barat, yang paling tinggi, di sana hilal belum memenuhi syarat untuk bulan baru. Jadi secara scientific memang Lebarannya bukan hari Jumat,” tandasnya.
Khafid meyakini, perbedaan Lebaran antara pemerintah dan masyarakat sudah beberapa kali terjadi. Dia yakin masyarakat sudah bisa menerima dengan sikap dewasa dan tidak perlu mempermasalahkannya.







