SOLO, MettaNEWS – Tiga calon Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta
periode 2023 – 2028 menyampaikan paparan strategi pencapaian UNS sebagai World Class University.
Paparan ini disampaikan dalam Rapat Pleno Terbuka Majelis Wali Amanat (MWA) dengan agenda Panel 2: Penyampaian Paparan tentang Rancangan Rencana Induk Pengembangan dan Strategi Pencapaian UNS sebagai World Class University dengan Berpedoman kepada Kebijakan Umum UNS 2022-2047, di Auditorium G.P.H. Haryo Mataram dan disiarkan melalui Youtube UNS, Kamis (27/10/2022).
Tiga calon rektor tersebut yakni Prof. Dr. rer. nat. Sajidan, M.Si., Prof. Dr. I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, S.H., M.M. dan Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si. menyampaikan strategi dihadapan Wakil Ketua, Sekretaris dan Anggota MWA, Panelis, serta perwakilan sivitas akademika UNS.
Wakil Ketua MWA UNS, Prof. Hasan Fauzi, M.B.A., Ph.D., C.A., CSRA., dalam sambutannya menyampaikan bahwa strategi yang dirancang calon rektor merupakan hal yang penting.
“Kemampuan, pengalaman, dan kapasitas teknokratik dibutuhkan dalam menilai kualifikasi seorang calon pemimpin. Pemaparan strategi para calon rektor tersebut berkaitan dengan rencana pencapaian UNS sebagai world class university,” kata Prof. Hasan.

Prof. Hasan yang sekaligus mewakili sambutan Ketua MWA UNS, Marsekal TNI (Purn.) Dr. (H.C.) Hadi Tjahjanto, S.I.P., mengingatkan jika faktor kepemimpinan memiliki andil besar dalam kemajuan dan keberhasilan suatu organisasi dalam mencapai tujuan.
“Kepemimpinan berkaitan erat dengan kekuatan aspirasional, semangat, dan moral yang kreatif dalam mempengaruhi setiap orang untuk mengubah sikap. Pada titik inilah kemampuan calon pemimpin mengkomunikasikan strategi pencapaian UNS sebagai world class university menjadi penting,” ujar Prof. Hasan.
Forum ini turut diharapkan menjadi wahana yang mampu mengkomunikasikan niat baik dan komitmen setiap calon kepada pemangku kepentingan mengenai rancang bangun masa depan menuju UNS yang mendunia dan syarat prestasi.
Pada inti acara, setiap calon rektor diberi waktu maksimal sepuluh menit dalam menyampaikan rencana induk pengembangan dan strategi pencapaian UNS sebagai world class university sesuai nomor urut penyampaian.
Urutan penyampaian ditentukan berdasarkan nomor undian yang diambil oleh masing-masing calon rektor. Nomor urut pertama jatuh pada Prof. Dr. Hartono, dr. M.Si., nomor urut kedua Prof. Dr. rer. nat. Sajidan, M.Si., dan nomor urut ketiga Prof. Dr. I Gusti Ayu Ketut Rachmi Handayani, S.H., M.M.
Calon rektor mendapat pertanyaan dari setiap unsur panelis. Para calon diberikan waktu maksimal tiga menit untuk menjawab setiap pertanyaan yang diberikan. Beberapa pertanyaan dan jawaban pun disampaikan dalam bahasa Indonesia dan Inggris.
Panelis terdiri dari enam unsur. Dua orang perwakilan Senat Akademik (SA) UNS, yakni Prof. Ir. Ari Handono Ramelan, dan Prof. Dr. Izza Mafruhah. Dua orang perwakilan Dewan Profesor UNS, yakni Prof. Drs. Suranto, dan Prof. Dr. Wahyudi Sutopo. Satu orang perwakilan Pimpinan/Wakil Rektor UNS, yakni Prof. Dr. Ir. Ahmad Yunus. Dua orang perwakilan Tenaga Kependidikan UNS, yakni Dra. Mustikawati Endah Setyandari, dan Drs. Rohman Agus Pratomo. Dua orang perwakilan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) tingkat universitas, yakni Hilmi Ash Shidiqi dan Muhammad Pasya Falikhur. Dua orang perwakilan tokoh masyarakat/tokoh pendidikan, yakni Prof. Dr. Zudan Arif Fakhrulloh, dan Prof. Dr. Sofyan Anif yang saat ini menjabat sebagai Rektor UMS.
Setelah tiga calon Rektor UNS mengikuti Panel 2, MWA akan menggelar rapat pleno dengan agenda pemilihan Rektor UNS pada tanggal 11 November 2022. Lalu untuk tahapan selanjutnya yaitu pelantikan dan pengambilan sumpah Rektor UNS terpilih dijadwalkan pada tanggal 10-11 April 2023 mendatang.









