Terminal Tirtonadi Gelar Operasi Kesehatan, Jaring Pengemudi dan Awak Bus Angkutan Mudik

oleh
Terminal Tirtonadi Gelar Operasi Kesehatan
Pengecekan kesehatan bagi sopir dan awak bus di Terminal Tirtonadi Solo Senin (17/4/2023) | MettaNEWS / Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Terminal Tirtonadi Solo gelar operasi kesehatan untuk memeriksa kondisi pengemudi dan awak bus yang bertugas selama angkutan mudik lebaran Senin (17/4/2023).

Pengecekan kesehatan ini merupakan kerja sama dari Terminal Tirtonadi, Dinas Kesehatan Kota Solo dan Provinsi Jateng. Rencananya pengecekan kesehatan ini bakal terus berlanjut menjelang puncak arus mudik yang bakal berlangsung antara tanggal 19-20 April besok.

Koordinator Satuan Pelayanan Terminal Tipe A Tirtonadi, Bandiyono mengatakan, gelar operasi kesehatan ini akan berlangsung selama dua hari yakni Senin (17/4/2023) hingga Selasa (18/4/2023).

Sasaran dari tes kesehatan ini adalah sopir dan awak bus saja. Hal ini agar memberikan rasa aman dan nyaman bagi para penumpang yang akan melakukan mudik lebaran.

“Jadi kita pastikan semua awak angkutan yang masuk ke Terminal Tirtonadi sehat ya. Agar masyarakat juga tenang dalam melakukan perjalanan menggunakan Bus.” Kata Bandi Sapaannya Senin (17/4/2023).

Bandi mengimbau untuk masyarakat yang akan melaksanakan mudik, untuk memilih armada yang telah berstiker khusus. Sebab armada yang telah berstiker telah melalui proses uji kelayakan kendaraan.

“Karena itu sudah kita pastikan Keamanan mulai dari armada dan pengemudinya, jadi pemudik bisa tenang” tukas Bandi.

Sementara itu Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Jateng, Sri Utami mengatakan, pengecekan kesehatan ini serentak di 5 lokasi berbeda. Yakni di Solo, Banyumas, Grobogan, Wonogiri dan Boyolali.

” Target kita selama 2 hari bisa menjaring 150 pengemudi dan awak bus,” ungkap Sri Senin (17/4/2023).

Pemeriksaannya antara lain pemeriksaan buta warna, urin, tensi, diabetes, dan tekanan darah. Untuk pengemudi dan kru yang terindikasi ada masalah kesehatan, harus beristirahat dan meminum obat.

“Dari puluhan yang sudah kita cek belum ada temuan. Intinya pengemudi harus menghindari suplemen penguat badan menghindari alkohol dan barang hukum lainnya. Kita harapkan seluruh crew bus sehat dan produktif dalam masa angkutan lebaran,” tukas Sri.