Terjebak Banjir Ketika Mengemudi: Jangan Asal Terobos Genangan

oleh
mengemudi saat banjir
Ilustrasi | daihatsu.co.id

CURAH hujan tingi bisa memicu genangan di mana-mana. Jika Anda terjebak dalam genangan atau banjir, baiknya tak usah panik. Lakukan beberapa langkah bijak agar kendaraan tak mudah rusak. Jangan asal terobos banjir.
Dikutip dari oto.com pada Selasa (21/12/2021), bila nekat menerobos genangan air yang terlalu dalam, beberapa bagian kendaraan bisa rusak dan membutuhkan perbaikan dengan harga yang cukup mahal.

Untuk itu, perlu dilakukan pengemudi mobil bila bertemu banjir di jalan. Langkah pertama saat berhadapan dengan jalan yang tergenang air adalah coba mencari alternatif jalan lain. Ini adalah langkah paling aman saat berhadapan dengan banjir sebab lebih baik tidak mencoba daripada berakhir dengan kerusakan.
Jika mencari jalan lain tidak dapat dilakukan dan harus melewati air untuk mencapai tujuan, lakukan perkiraan tinggi genangan air. Jika air semakin tinggi maka semakin besar risiko mobil akan rusak. Lihat apakah air mencapai ketinggian setengah ban walau mobil yang digunakan memiliki ground clearence tinggi. Ini untuk menjaga posisi filter udara dari kemasukan air sebab nantinya akan merusak mesin alias terjadi water hammer.

Langkah selanjutnya jika dirasa aman untuk menerobos genangan air, berjalan dengan menggunakan gigi rendah. Jika transmisi manual pasang di gigi satu atau di transmisi otomatik masukkan pada gigi low. Ini dilakukan untuk menjaga air masuk ke dalam saluran gas buang atau knalpot yang dapat merusak mesin.

Saat menerjang banjir, jalankan mobil secara perlahan. Ini untuk mengantisipasi kondisi jalan yang sulit terlihat akibat tergenang air seperti lubang di jalan atau parit. Selain itu, menggerakkan mobil perlahan juga untuk menghindari terciptanya gelombang air yang membuat tinggi air bertambah dan merugikan pengguna jalan lain.

Dalam kondisi menerjang genangan air, jaga jarak dengan kendaraan lain. Ini dilakukan untuk mencegah mobil berhenti di tengah genangan air. Cara berkendara ini kerap dilupakan oleh pengemudi karena ingin segera melewati genangan air. Jika mobil berhenti di tengah genangan air, dapat berisiko air masuk ke dalam knalpot.*

No More Posts Available.

No more pages to load.