SOLO, MettaNEWS – Saat masuk dalam sebuah ambulan milik Relawan Unit Reaksi Cepat (URC) Solo, calon Wali Kota Solo nomor urut 2, Respati Ardi merasa kagum. Meski ambulan tersebut milik relawan tetapi memiliki fasilitas yang baik dan profesional sama seperti ambulan milik rumah sakit.
Hal tersebut diungkapkan Respati Ardi, ketika melihat langsung peralatan dan perlengkapan di dalam sebuah ambulan milik relawan yang di parkir di sebuah warung makan Sari Degan Ijo Jalan Samanhudi, Sondakan, Laweyan, Solo, Rabu (16/10/2024).
“Ini keren banget menurutku, gak nyangka sampai seprofesional ini dan tentunya harus diperbanyak di Kota Solo. Dan tak hanya diperbanyak saja, tetapi keberlangsungannya, mereka harus ada lembaga payung hukum untuk mereka bisa berjalan di tengah masyarakat,” ungkap Respati Ardi yang duduk sambil mengamati isi dan fasilitas ambulan milik relawan.
Menurut Respati, relawan ambulan yang bekerja tanpa pamrih demi kemanusian dan ikhlas membantu masyarakat harus ditambah.
“Karena ini relawan tanpa ada embel-embel pembayaran dan lain-lain. Ini perlu diperjuangkan dan perlu dilestarikan keberlangsungannya, sehingga tidak ada lagi kecelakaan yang tidak tertolong,” lanjut dia.
Respati juga berbincang santai dengan puluhan relawan ambulan tersebut. Serta memperkenalkan diri sebagai calon Wali Kota Solo berpasangan dengan Astrid Widayani sebagai calon Wakil Wali Kota Solo.
Respati Ardi menyampaikan bahwa dirinya ditugaskan oleh Gibran Rakabuming Raka, wakil presiden terpilih, untuk melanjutkan pembangunan di Kota Solo.
“Saya Respati Ardi, ditugaskan untuk maju menjadi Wali Kota Solo. Programnya melanjutkan yang telah dibangun oleh pemimpin muda sebelumnya. Dan ke depan fokus saya di pendidikan dan kesehatan,” kata Respati.
Selain aktif di Hipmi Solo, Respati juga menyampaikan bahwa dirinya juga aktif d lembaga zakat tingkat nasional, Lazismu.
“Selain saya aktif sebagai Ketua Hipmi, saya juga aktif di Lazismu. Dan sudah lekat dengan asosiasi, yayasan, dan kelompok-kelompok Filantropi (kedermawanan-red) pemberdayaan masyarakat,” ungkap Respati.
Kepada para relawan ambulan, Respati akan mencoba mencarikan CSR dari perusahaan-perusahaan untuk kegiatan kemanusian yang dilakukan para relawan ambulan di Kota Solo. Respati juga menyampaikan, beberapa perusahaan berkomitmen untuk menambahkan truk pemadam kebakaran di Kota Solo.
“Nah, inilah yang saya harapkan kalau memang ini nanti ambulan reaksi cepat ada paguyuban, ada komunitas yang kita bisa legalkan melalui yayasan atau kita bicara nanti bentuknya seperti apa yang diinginkan teman-teman,” kata Respati
Respati mengungkapkan bahwa dalam menjalankan pemerintahan, dirinya akan bermitra, berpartner dengan para relawan ambulan tersebut.
“Bapak-bapak yang sering di jalan, sering mengetahui kecelakaan, accident, musibah itu mesti cepat. Dan nanti apabila saya mendapatkan amanah menjadi wali kota, kita akan sering bermitra, berpartner dengan panjenengan-panjenengan semua. Justru kami butuh kontributor-kontributor yang memang riil membantu di lapangan,” ungkap Respati.
Bertemu dengan calon Wali Kota Solo nomor urut 2, para relawan ambulan tersebut menyampaikan sejumlah masukan dan usulan mulai tentang jalan rusak, polisi tidur hingga tentang pengurusan surat-menyurat perjalanan ambulan untuk menjemput atau pun mengantarkan pasien.
“Kami juga mengajukan permohonan untuk kelengkapkan dari P3K. Dalam arti untuk membantu korban-korban kecelakaan, yang telah menghubungi kami para relawan ambulan. Intinya kebutuhan standar ambulan-ambulan pada umumnya di rumah sakit,” kata Kurniawan, yang merupakan relawan dari Warung Murah 2000 Solo.








