[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]
SOLO, MettaNEWS – Seorang lansia bernama Ibnu Sumarno (72) ditemukan meninggal di kamar mandi umum Kelurahan Panularan Rt 02/06 Laweyan pada Senin (18/7/2022).
Kapolsek Laweyan, AKP Galuh Pandu Pandega F mengungkapkan, Korban ditemukan pertama kali oleh tetangga korban yang mengantarkan ke kamar mandi.
“Dari kesaksian tetangganya, setelah masuki kamar mandi umum sekira pukul 07.30 WIB, tetangganya itu menunggu hingga setengah jam. Namun, korban tidak kunjung keluar.” terang Galuh saat dikonfirmasi melewati telepon Senin (18/7).
Karena terlalu lama dikamar mandi tetangganya itu memutuskan untuk kembali karena mau bersiap-siap berangkat bekerja.
Namun, korban tak kunjung keluar hingga pukul 08.20 WIB. Saat itulah, tetangga lainnya curiga. Lalu, menyuruh warga untuk membuka pintu.
“Posisinya pintu masih terkunci. Kemudian dibuka paksa oleh warga dan saat terbuka kondisi korban sudah tergeletak,” Ungkap Galuh.
Mengetahui itu, warga langsung mengecek kondisi denyut nadi korban. Saat dilakukan pengecekan ternyata denyut nadi sudah tidak ada.
“Saat itulah pihak kami datang kemudian langung memasukkan ke kantong mayat dan membawa Korban dibawa ke rumah sakit,” ujarnya.
Kepolisian juga mengkonfirmasi dalam kasus itu tidak ada tanda-tanda penganiayaan, atau pun diduga pembunuhan, namun dari keterangan yang didapat korban memiliki penyakit gula.
“Daei persetujuan ketua RT dan RW kemudian jenazah diserahkan ke pihak keluarga untuk di makamkan,” Pungkasnya.







