SPI Kota Solo Turun ke Kategori Waspada, Wawali Astrid Tekankan Transparansi dan Integritas

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Indeks Survei Penilaian Integritas (SPI) Kota Surakarta yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengalami penurunan pada 2024. Dari skor 83,76 pada 2023, nilai SPI Solo turun menjadi 76,55 dan masuk kategori kuning (waspada).

Data ini diungkapkan Staf Sekretariat Inspektorat Provinsi Jawa Tengah, Atri Kristianto, dalam sosialisasi di Loji Gandrung Solo, Rabu (17/9/2025). Menurutnya, penurunan dipicu oleh skor komponen responden eksper yang turun dari 81,28 (2023) menjadi 75,52 (2024).

“Baru tahun ini SPI Solo masuk kategori kuning. Variabel yang berpengaruh antara lain keberadaan suap, konflik kepentingan, transparansi anggaran, dan integritas pegawai,” jelas Atri.

Wakil Wali Kota Solo, Astrid Widayani, menegaskan bahwa penurunan ini menjadi bahan evaluasi serius Pemkot Solo. Ia menekankan pentingnya memperkuat integritas, baik dari sisi internal maupun eksternal birokrasi.

“Harapannya dengan kepemimpinan baru periode 2025–2030, semangat integritas dan kejujuran semakin dijunjung tinggi. Kami juga menekankan agar tata kelola pemerintahan lebih transparan dan akuntabel,” kata Astrid.

Ia menambahkan, masyarakat memiliki peran penting dalam pengawasan. Komponen eksternal seperti akademisi, mitra pemerintah, hingga aparat penegak hukum diharapkan ikut serta menjaga budaya antikorupsi di Solo.

“Dengan penurunan SPI ini, Pemkot Solo menargetkan perbaikan ke depan agar kembali masuk kategori hijau (terjaga) dengan skor minimal 78,00,” tandas Astrid.