SMA Negeri 14 Surabaya Studi Kewirausahaan di Baluwarti Experience

oleh
oleh
Baluwarti
Murid SMA N 14 Surabaya studi kewirausahaan bersama Baluwarti Experience, Kamis (23/2/2023) | MettaNEWS / Puspita

SOLO, MettaNEWS – Sebanyak 300 an murid SMA N 14 Surabaya mengikuti studi kewirausahaan bersama Baluwarti Experience di Kampung Wisata Baluwarti Solo, Kamis (23/2/2023).

Kegiatan ini merupakan implementasi program P5 yakni Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila, SMA Negeri 14 Surabaya.

Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 14 Surabaya, Luluk Hadibyono mengatakan outing ke Kota Solo ini masuk dalam kurikulum merdeka belajar.

“Anak-anak mendapat pelatihan dan belajar ilmu, keterampilan baru.  Sekaligus untuk praktek dari teori yang sudah mereka pelajari di sekolah. Minimal ada kegiatan untuk praktek lapangan. Yang situasinya berbeda dengan yang di kelas. Nah untuk kegiatan ini kami rancang agar mereka itu punya wawasan yang lebih luas,” papar Luluk di Ndalem Joyokusuman Gajahan Solo, Kamis (23/2/2023).

Luluk mengungkapkan dengan kegiatan lapangan ini murid mendapatkan pengalaman yang berbeda dengan kondisi sehari-hari di sekolah.

“Kita mencarikan situasi kondisi yang dekat dunia usaha dan industri kreatif. Sehingga mereka punya wawasan lebih luas untuk menjadi pemuda berjiwa enterprenuer. Memiliki jiwa usaha sejak dini,” tutur Luluk.

Memilih kota Solo, lanjut Luluk karena melihat Solo sebagai kota yang mempunyai ke khas an dan karakter yang kuat dalam bidang kerajinan.

“Jadi memang kita kan temanya kewirausahaan, jadi anak-anak kita beri penguatan bidang kerajinan. Solo memang gudangnya, menurut pengamatan kami memang gudangnya untuk orang-orang yang mempunyai wawasan kreatf di bidang kerajinan,” ungkapnya.

Dengan kegiatan ini, Luluk berharap untuk murid-murid mempunyai jiwa yang kuat. Serta memberi mereka pandangan menjadi enterpreneurship. Pengusaha muda yang karakternya kuat. Jadi karakter profil Pancasila kita kuatkan melalui kegiatan ini. Yang tidak meninggalkan adat ketimuran dan mereka mempunyai jiwa nasionalis. Sehingga mereka paham dengan berbagai daerah di Indonesia ini dengan ke khasan masing masing. Jadi bisa menghargai perbedaan sejak dini,” imbuhnya.

Founder Baluwarti Exsperience, Valent Carolina menambahkan, ada 3 kegiatan untuk murid SMA Negeri 14 Surabaya.

“Ada merangkai janur, membatik kain dan membuat lulur. Agar murid-murid nanti tumbuh menjadi enterpreanur juga dan menjadi bekal, juga kenangan mereka berkunjung di Solo,” kata pegiat Kampung Wisata Baluwarti ini.

Valent mengungkapkan, Baluwarti Experience mengajak generasi millennial untuk mengetahui, menganal, merasakan pengalaman dan mencintai budaya tradisi di Solo.

“Nah sekarang saya ambil dari potensi-potensi Baluwarti. Baluwarti Exsperience menyediakan seperti masak-masakan tradisional, tari, merakit janur, membuat jamu, membuat lulur, terus ngadi saliro ngadi busono juga membatik,” pungkas Valent.