Sinergi BUMN dengan Pura Mangkunegaran Kembangkan Pariwisata Joglosemar

oleh
Pura Mangkunegaran
Pura Mangkunegaran, Solo | Dok MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tengah mengembangkan 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) salah satunya kawasan Borobudur.

Lewat Holding BUMN Pariwisata dan pendukung PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero) atau Injourney pengembangan pariwisata ini bertujuan untuk mendorong kebutuhan pengembangan ekosistem pariwisata di Jogja-Solo-Semarang atau Joglosemar.

Dan juga memperkaya destinasi wisata selain Borobudur yang terletak di Jawa Tengah. Salah satu upaya Injourney ialah dengan melakukan eksplorasi kerja sama dengan Pura Mangkunegaran sebagai bagian dari itinerary wisata di jalur heritage Joglosemar.

Mempromosikan Pura Mangkunegaran sebagai destinasi pariwisata warisan budaya adalah bentuk upaya Injourney untuk mengembangkan gairah sektor pariwisata di kawasan segitiga Joglosemar, khususnya kota Solo.

Pura Mangkunegaran yang secara resmi berdiri pada tahun 1757, merupakan istana resmi Kadipaten Mangkunegaran dan tempat kediaman para Adipati Mangkunegaran.

Selain sebagai pusat kebudayaan Jawa, Pura Mangkunegaran juga merupakan salah satu kawasan wisata budaya di Surakarta yang kerap dikunjungi oleh wisatawan nusantara ataupun mancanegara.

Kerja sama Injourney dan Pura Mangkunegaran diharapkan dapat mengembangkan potensi Pura Mangkunegaran sebagai pelopor dan percontohan pemanfaatan ruang berkelanjutan yang berwawasan budaya.

“Pura Mangkunegaran menjadi pelopor percontohan pemanfaatan ruang berkelanjutan yang berwawasan budaya, selaras dengan kebutuhan dan gaya hidup masyarakat sekarang,” ujar Direktur Utama Injourney, Dony Oskaria, Rabu (30/11/2022).

Kerjasama dengan Pura Mangkunegaran diharapkan dapat menambah lama tinggal (length of stay) dan belanja wisata (spending) yang pada akhirnya berdampak positif secara sosio-ekonomi, termasuk meningkatkan pertumbuhan UMKM di Jawa Tengah.

“Sebagai Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, Injourney terus berkomitmen untuk terus mengembangkan destinasi pariwisata di Indonesia. Salah satunya ialah kawasan Joglosemar yang mana tercatat bahwa jumlah wisatawan domestik ke Provinsi Jawa Tengah pada periode Januari-Agustus 2022 mencapai 26 juta orang,” jelasnya.

Dony menilai capaian ini telah melampaui target tahun 2022 di angka 11 juta pengunjung. Namun angka tersebut masih berada di bawah total turis domestik Jawa Tengah sebelum pandemi yang berkisar 49 juta orang.

Pura Mangkunegaran, yang saat ini juga sedang melakukan revitalisasi Taman Pracima atau Pracima Tuin, diharapkan menjadi destinasi wisata yang terus tumbuh dan berkembang, sehingga sektor pariwisata Indonesia dapat semakin dikenal dan dikunjungi oleh para wisatawan.

Pada kesempatan yang sama, Sri Paduka Mangkoenagoro X menyambut baik kerja sama yang dilakukan dengan Injourney untuk mengembangkan potensi wisata dari warisan budaya yang ada di Pura Mangkunegaran.

“Saat ini, Pura Mangkunegaran sebenarnya sudah merupakan salah satu landmark dari cultural tourism di Kota Solo. Rencana kami ke depan bisa lebih memperkenalkan Pura Mangkunegaran sebagai pusat kebudayaan Jawa tidak hanya di lingkup lokal atau regional,” ujar Dony.

“Tetapi juga nasional bahkan internasional. Kerja sama dengan Injourney merupakan salah satu langkah konkret untuk dapat mencapai hal tersebut,” tukasnya.