Seri Pembuka Trial Game Dirt 2023 di Solo Rampung, Lantian Juan Ukir Nama Jadi Juara Umum Tahap Pertama 

oleh
Seri Pembuka Trial Game Dirt 2023
Crosser asal Kediri, Lantian Juan yang menjadi juara umum di Seri Perdana Trial Game Dirt 2023 Sirkuit Benteng Vastenburg Solo Sabtu (13/5/2022) | Dok: Trial Game Dirt

SOLO, MettaNEWS – Seri pembuka Kompetisi Trial Game Dirt 2023 Sirkuit benteng Vastenburg Solo telah rampung pada Sabtu (13/5/2023) malam. Juara umum dalam kompetisi tahap pertama ini Pembalap asal Kediri, Lantian Juan berhasil mengukir namanya menjadi yang terbaik.

Dia merajai ajang itu berkat akumulasi poin tertinggi di dua kelas utama yaitu FFA Open dan Campuran Open.

Total 50 poin yang Lantian raih membuatnya unggul telak atas Asep Lukman dengan 38 poin, dan Rafi Ade dengan 37 poin.

Crosser dari tim Rizqy Motorsport itu bahkan mengungguli jagoan Kota Solo, Ivan Harry Nugroho dengan terpaut tiga detik di kelas Campuran Open.

“Alhamdulillah senang tentunya bisa juara di seri pembuka. Persiapan kami cukup matang sebelum ke Solo,” kata Lantian Juan Sabtu (13/5/2023).

Lantian mengaku bangga mampu menjadi juara seri perdana Trial Game Dirt di Solo. Menurutnya Sirkuit Benteng Vastenburg menghadirkan tantangan yang tak mudah untuk di taklukan.

“Untuk tracknya rintangannya sangat menantang, ya karena sirkuit ada karakternya sendiri-sendiri. Ini juga ada rintangan yang baru juga,” ungkapnya.

Selain itu lawan-lawannya juga menunjukkan performa yang tak kalah garang. Terlebih saat hari pertama berlangsung kompetisi sempat hujan

“Itu yang membuat seru dan tantangan tersendiri,” tambah Lantian Juan.

Untuk target kedepannya Crosser kelahiran 23 Oktober 1999 ini mengincar juara pada masing-masing kelas yang dipertandingkan dalam Trial Game Dirt 2023.

Juara-Juara Setiap Kelas Seri Pembuka Trial Game Dirt 2023 di Solo

Sementara itu di kelas Campuran Non Seeded, kroser Andreas Damara mampu menjadi yang terbaik berkat torehan total waktu tercepat 03:49.113.

Ia berhasil mengungguli Aksa Firma di posisi kedua yang meraih total waktu 03:49.594. Posisi ketiga ditempati Yovi Kristyan dengan total waktu 03:49.746.

Terakhir di kelas FFA Master, kroser tuan rumah Wahyu Gareng Wijayanto unggul atas lawan-lawannya berkat total waktu tercepat 03:54.215.

Membuntuti di belakangnya ada Djohan Irawan dengan total waktu 04:03.650. Berikutnya Indra Pratama mengisi posisi tiga dengan total waktu 04:27.530.

Agnes Wuisan dari “76Rider” selaku penyelenggara Trial Game Dirt merasa puas dengan jalannya seluruh race di Solo yang ia sangat kompetitif.

Ia pun optimis ajang Trial Game Dirt seri-seri berikutnya akan makin menantang lantaran persaingan ketat dan aksi-aksi berkelas yang terlihat dari para Crosser.

“Persaingan di Solo sebagai seri perdana luar biasa ketat dan sulit diprediksi sejak awal. Ini menjadi sinyal positif bahwa Crosser-Crosser di Tanah Air semakin menunjukan kemampuan mereka di lintasan. Kami berharap persaingan yang tersaji di Trial Game Dirt mampu menambah kompetitif skema balap motocross di Tanah Air,” jelas Agnes.

Setelah Seri perdana di Solo, Trial Game Dirt 2023 akan lanjut menuju sirkuit selanjutnya, yakni di Lumajang (2-3 Juni), Purwokerto (7-8 Juli), Magelang (11-12 Agustus), Mojokerto (22-23 September), dan seri pamungkas di Nganjuk (13-14 Oktober).