Selesai Akhir Mei, Pengerjaan Viaduk Gilingan Capai 50 Persen

oleh
proyek viaduk gilingan
Proyek Viaduk Gilingan Banjarsari Solo, Kamis (27/4/2023) | MeetaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Progres pengerjaan proyek Viaduk Gilingan Banjarsari Solo telah mencapai 50 persen. Sesuai lini masa proyek ini akan rampung pada Mei mendatang.

Site Manager Site Manager Penataan Viaduk Gilingan, Niko Herlambang mengatakan saat ini pengerjaan proyek mulkai masih menyasar saluran PDAM.

“Setelah libur Lebaran paralel kita kerjakan saluran udit di lapangan sama kendala pipa PDAM yang lama sudah kita gali karena yang baru sudah kesambung jadi PDAM pakai pipa jaringan yang baru,” ujarnya lewat sambungan telepon Kamis (27/4/2023).

Proyek Viaduk Gilingan rencananya akan selesai dalam waktu 30 hari . Mulai dikerjakan pada Februari 2023, proyek ini memakan waktu selama 3 bulan.

“Progres Viaduk baru 50 persen cuma kita masih punya waktu 30 hari ke depan insyaAllah tinggal penuruanan jalan sama pengerjaan saluran di samping mudah-mudahan bisa beres,” terangnya.

Ia memastikan proyek ini tidak akan molor dan sesuai jadwal penyelesaian.

“3 bulan bisa selesai 27 Mei masih ada waktu satu bulan pipa PDAM schedule mundur terkait miskomunikasi. Sempat akan selesai setelah libur Lebaran tapi bisa mundur lagi sampai 15 Juni. Tanggal 15 April bisa menyelesaikan,” tukasnya.

Bangun Drainase ke Kali Anyar, Viaduk Gilingan Tidak Akan Kebanjiran Lagi

Viaduk Gilingan Jalan Ahmad Yani Banjarsari Solo nantinya tidak akan kebanjiran lagi usai revitalisasi rampung pada Mei 2023. PPK Kegiatan Pengembangan 1 Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Wilayah Jawa Tengah, Bernard Hasibuan mengatakan terdapat pembangunan drainase yang mengalir ke Sungai Kalianyar agar tidak banjir.

“Untuk antisipasi banjir kami sudah membuat desain terkait mechanical electrical (ME). Kami sudah sampaikan ke Pak Wali terkait berapa item pengerjaan yang akan kami kerjakan. Salah satunya beberapa pekerjaan jembatan konstruksi kereta api. Pembuatan rumah sampit bawah rel layang ada drainase atau pembuangan dari Viaduk Gilingan sampai ke Kalianyar,” terang Bernard kepada MettaNEWS, Senin (20/2/2023).

BTP Wilayah Jateng telah mendesain mechanical electrical untuk pompa genset guna menyedot air hujan agar tidak kebanjiran. Namun pihaknya mengalami kendala yang belum mencapai solusi berupa belum adanya pembiayaan kedua alat tersebut.