SOLO, MettaNEWS – Sehari setelah serah terima jabatan (sertijab), Kapolresta Surakarta AKBP Condro Sasongko langsung membangun komunikasi dengan insan pers di Kota Solo. Melalui pertemuan santai dan penuh keakraban, ia mengawali masa kepemimpinannya dengan mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat kemitraan antara kepolisian dan media.
Pertemuan yang berlangsung di Media Center Polresta Surakarta, Sabtu (17/10/2026), tersebut dihadiri para jurnalis dari berbagai media, baik televisi maupun media online. Suasana pertemuan berlangsung hangat, diwarnai obrolan santai dan canda tawa antara Kapolresta dengan awak media.
Tidak tampak suasana formal yang kaku. AKBP Condro Sasongko membaur bersama para jurnalis, berbincang, bertukar cerita, serta membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dengan mitra pers yang selama ini meliput berbagai kegiatan kepolisian di Kota Bengawan.
Di balik suasana santai tersebut, pertemuan ini membawa pesan penting mengenai keterbukaan komunikasi, penguatan sinergi, dan pentingnya membangun kepercayaan antara kepolisian dan media.
Bagi AKBP Condro, menjalin kedekatan dengan insan pers menjadi salah satu langkah awal dalam menjalankan tugas sebagai Kapolresta Surakarta.
Di tengah derasnya arus informasi dan perkembangan media digital, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat secara cepat, akurat, dan berimbang.
Karena itu, komunikasi yang baik antara kepolisian dan media dinilai menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung penyampaian informasi publik serta menjaga kondusivitas wilayah.
Buka Ruang Komunikasi Dua Arah
Dalam pertemuan tersebut, AKBP Condro menekankan pentingnya hubungan yang harmonis antara kepolisian dan insan pers. Ia berharap komunikasi yang selama ini telah terjalin dapat terus dipertahankan dan diperkuat melalui keterbukaan informasi, koordinasi, serta semangat kebersamaan.
Kepolisian dan media, menurut semangat kemitraan yang dibangun dalam pertemuan itu, memiliki peran yang saling melengkapi. Polri menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, sedangkan media membantu masyarakat memahami berbagai kegiatan, kebijakan, dan pelayanan kepolisian.
Kapolresta juga membuka ruang bagi awak media untuk terus menjalin komunikasi dengan jajaran Polresta Surakarta, termasuk menyampaikan masukan maupun informasi yang berkembang di tengah masyarakat.
Hubungan kemitraan tersebut diharapkan tidak hanya terbangun melalui kegiatan resmi atau konferensi pers, tetapi juga melalui komunikasi sehari-hari yang dilandasi rasa saling percaya dan profesionalisme.
Dengan komunikasi dua arah, berbagai persoalan yang membutuhkan klarifikasi maupun informasi dari kepolisian diharapkan dapat dikomunikasikan secara lebih efektif.
Wartawan Apresiasi Langkah Kapolresta
Sementara itu, perwakilan awak media, Agung dari Elshinta, menyampaikan apresiasi atas langkah AKBP Condro Sasongko yang menyempatkan diri bertemu dengan para jurnalis hanya sehari setelah serah terima jabatan.
Pertemuan tersebut dinilai menjadi awal yang positif dalam membangun komunikasi antara pimpinan baru Polresta Surakarta dengan insan pers.
Para jurnalis berharap hubungan baik yang selama ini terjalin dapat terus berlanjut, terutama dalam hal kemudahan koordinasi, keterbukaan informasi publik, serta pemenuhan kebutuhan informasi yang diperlukan masyarakat.
Suasana pertemuan yang berlangsung santai dan tanpa sekat juga disambut baik oleh awak media. Keakraban tersebut diharapkan menjadi fondasi untuk membangun kerja sama yang semakin solid, dengan tetap mengedepankan independensi pers dan profesionalisme masing-masing pihak.
Di tengah padatnya agenda sebagai pejabat baru, AKBP Condro meluangkan waktu untuk menyapa langsung para jurnalis yang menjalankan tugas peliputan di wilayah Kota Solo.
Pertemuan sederhana itu menjadi awal bagi penguatan hubungan kemitraan antara Polresta Surakarta dan insan pers. Harapannya, sinergi tersebut dapat diwujudkan melalui pertukaran informasi yang baik, penyampaian berita yang edukatif, serta dukungan terhadap terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Bagi kepolisian dan media, komunikasi yang terbuka menjadi langkah penting untuk membangun kepercayaan. Kedekatan personal dapat menjadi pintu awal, sementara keterbukaan informasi dan profesionalisme menjadi fondasi bagi kemitraan yang berkelanjutan.








