SOLO, MettaNEWS – Rias pengantin Bu Broto di Tegalharjo RT 6 RW 5 Jebres, Solo terbakar pada Rabu (28/9) sekira pukul 20.00 WIB. Saat kejadian tidak ada orang yang menempati bangunan. Diketahui bangunan tersebut telah kosong selama 3 tahun.
Ana salah seorang saksi mata yang rumahnya berdampingan dengan rias pengantin tersebut sempat mendengar suara letukan seperti air hujan di atap rumah.
“Tadi pas saya datang apinya udah gede, paniklah, posisi rumah saya sebelah. Kalau lampu nyala terus tiap hari nggak ada yang matiin,” terang Ana kepada MettaNEWS, Rabu (28/9/2022).
Ada dua orang yang berada di kediamannya dan berhasil menyelamatkan diri. Dikatakan Ana setiap harinya listrik di rias pengantin tersebut menyala dan tidak ada yang mematikan.
“Itu sudah benar-benar kosong, sudah 3 tahun kosong, ini rumah kosong. Sebenarnya aman listriknya, baru diganti pulsa setahunan kemarin,” jelasnya.
Setidaknya satu bangunan berisi kasur dan perlengkapan di lantai 2 terbakar habis. Sedangkan lantai 1 yang berisi peralatan rias terkena reruntuhan atap yang terbakar.
“Isinya ini kan perias penganten ya, masih ada semua baju-baju sewaan, di atas cuma kamar kosong, yang parah yang atas. Anak-anaknya di rumah masing-masing, di Palur, Delanggu, Mojosongo, dikunjungi paling sebulan sekali, diisiin pulsa,” terangnya.
Ana menyebut warga sempat berusaha memadamkan api sembari menunggu pemadam kebakaran datang.
“Setelah sekian menit sih, 5-10 menit mungkin. Ini juga antisipasi dari warga sih, kacanya dipecahkan dan sebagainya, udah dibantu dulu,” katanya.

bangunan rias pengantin Bu Broto di Tegalharjo RT 6 RW 5 Kecamatan Jebres, Solo yang terbakar, Rabu (28/9/2022) pukul 20.30 WIB | MettaNEWS / Adinda Wardani
Ketua Regu Pemadam Kebakaran Kota Solo, Suroto menyebut petugas sempat mengalami kesulitan akses lantaran gang yang sempit.
“Kendalanya akses jalan dan listrik masih nyala, kalau mendadak seperti ini otomatis kita harus hati-hati, tadi anggota kami ada yang tersentrum saya hentikan sebentar. Akses jalannya juga susah masuk, akses jalannya, kita ngolor serang sampai empat selang, tekanan menurun,” kata Suroto.
Tim Damkar juga alami kendala di perjalanan. Untuk menuju ke lokasi kejadian mobil Damkar terhalang oleh kendaraan yang tidak mau minggir.
“Tadi terkendala di jalan pada nggak mau minggir jadi kami mengimbau warga Solo kalau ada kebakaran, tolong yang ada mobil kendaraan untuk menghindari sebentar,” katanya.
Untuk masuk ke lantai dua personel mendobrak pintu depan. Saat proses pemadaman listrik masih menyala hingga sebabkan satu personel tersengat listrik.
“Hanya satu personel. Tetapi ya terkejut, langsung kita lepas, air kita matikan. Laporan jam 20.10, berhasil dipadamkan 20.45, kita. melaksanakan pengecakan, kita standby di sini dulu, karena rumahnya berdempetan,” terangnya.
Untuk memadamkan api Damkar mengerahkan 6 unit mobil pemadam yang dibagi menjadi 2 titik.
“Mobil 6 unit dari pos 1,2,3 meluncur semua, Ini kita diterima, kurang 2-3 menit, ini hambatan jalan karena ada keramaian,” terangnya.
Api berhasil dijinakkan dalam kurun waktu 45 menit itu telah membakar habis lantai 2 yang berisi alat tidur.
“Kebakaran di lantai 2, ini penghuninya kosong, ini kasur 2 sama alat tidur kalau rias pengantin utuh,” jelasnya.
Berdasarkan pantauan MettaNEWS, ada 1 unit mobil ambulance yang berjaga di lokasi kejadian. Terdapat pula satu mobil PLN yang bertugas memadamkan. Listrik di kawasan Tegalharjo Jebres Solo sempat padam hingga pukul 21.50 WIB.









