SOLO, Metta NEWS – Pertama kali usai pandemi Covid yang mulai mereda, KADIN Solo Raya dan Kedu menggelar acara halal bihalal, Jumat (27/5/2022) malam di Loji Hotel Solo.
Halal bihalal yang dihadiri perwakilan pengurus dan anggota KADIN Solo Raya dan Kedu ini juga dimaksudkan sebagai sarana silaturahmi dan sambung rasa antar anggota.
Ketua KADIN Solo, H. Gareng S Haryanto saat ini dipercaya KADIN Jawa Tengah dan mendapat tugas menjadi koordinator untuk wilayah Solo Raya dan Kedu.
Perwakilan KADIN wilayah Kedu yang meliputi Magelang, Purworejo, Wonosobo dan Kebumen ikut hadir dalam acara ini.
Dalam sambutannya Gareng menyampaikan bahwa KADIN akan terus fokus mengembangkan UMKM demi kesejahteraan masyarakat.
“Ini pertemuan perdana setelah dua tahun kita tidak bisa bertemu secara langsung. Luar biasa antusiasnya. Halal bihalal ini sebagai ajang silaturahmi dan sambung rasa antar anggota KADIN wilayah Solo Raya dan wilayah Kedu,” jelas Gareng.
Gareng menyebut, antar dua wilayah ini akan menyusun program-program madani yang bermanfaat bagi anggota dan masyarakat luas.
“Tahun ini kita programkan KADIN Award Solo Raya dan Kedu. Agenda utama lain adalah mempertajam, mempertinggi dan memperluas UMKM. UMKM ini harus kita bantu supaya kedepan masyarakat semua makmur, madani dan semua sukses,” tegas Gareng.

Pada kesempatan tersebut masing-masing perwakilan KADIN memperkenalkan diri dan menyampaikan saran serta masukan.
Ketua KADIN Kabupaten Karanganyar, Joko Sutrisno menyampaikan untuk KADIN Karanganyar tengah melakukan business matching antar UMKM, menangkap peluang dan mengembangkan bersama.
“Butuh sinergi bersama. Kita bisa pengembangan destinasi wisata, bisa saling kolaborasi karena bisnis destinasi wisata ini usaha yang dahsyat,” ungkap Joko.
Joko membocorkan dari beberapa usaha miliknya, yang paling dahsyat adalah usaha destinasi wisata.
“Destinasi wisata marginnya sangat besar bisa 300% sendiri. Dibandingkan kuliner sekitar 30%, ritel seperti toko-toko modern itu cuma 2-3%. Destinasi bisa kita garap dan menjadi pasif income tanpa kita terjun langsung,” pungkasnya.









