SOLO, MettaNEWS – Istri Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Fatma Saifullah Yusuf, Fatma memgkurasi produk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) penyandang disabilitas binaan Kadin di Solo, Selasa (30/9/2025).
Dalam kunjungan itu, Fatma tidak sekadar melihat-lihat, tetapi juga memborong sejumlah produk karya tangan para penyandang disabilitas. Ia menyebut, kualitas hasil karya mereka layak diperhitungkan bahkan setara dengan produk UMKM pada umumnya.
“Sudah beberapa kabupaten/kota atau provinsi yang kami datangi. Kemarin di Jogja, sekarang di Solo untuk melihat teman-teman disabilitas dan mencari potensi-potensi yang ada di sini. Salah satunya UMKM binaan Kadin Solo. Di sini ternyata kualitasnya premium. Memang saya cari kualitas yang bagus untuk dipamerkan di Hari Disabilitas Internasional 2025 tepat 3 Desember mendatang,” ujar Fatma.
Fatma menegaskan, pameran produk UMKM disabilitas di Jakarta mendatang bukan sekadar seremoni. Menurutnya, ada pesan besar yang ingin disampaikan kepada masyarakat luas.
“Agar masyarakat tahu tidak hanya atensi saja yang kita berikan kepada mereka. Tetapi masyarakat harus bangga bahwa teman-teman disabilitas kita memiliki bakat-bakat yang memang layak setara dengan masyarakat pada umumnya,” tandasnya.
Fatma juga menyampaikan bahwa Kementerian Sosial selama ini telah membuka banyak ruang keterlibatan penyandang disabilitas, baik melalui karya seni maupun lapangan pekerjaan.
Ia mencontohkan, di Bali terdapat belasan penyandang rungu yang bekerja sebagai karyawan pembuat kue pie susu, dan ada pula yang bekerja di jaringan ritel dan kafe ternama.
“Banyak sekali kegiatan yang melibatkan mereka, bahkan di kantor-kantor pun penyandang disabilitas kita pekerjakan. Salah satu contoh, ada sekitar 11–14 anak rungu di Bali yang bekerja sebagai pembuat pie susu. Kemarin juga ada yang kita dorong bekerja di Starbucks dan beberapa kasir mall. Jadi pemerintah terus berupaya memberi ruang kerja bagi mereka,” jelas Fatma.
Kunjungan tersebut juga disambut positif oleh Anggota DPRD Solo, Sekar Tandjung, yang ikut mendampingi rombongan. Ia menilai kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk menyerap aspirasi para pelaku UMKM disabilitas.
“Kami banyak mendengar masukan yang menjadi catatan agar ke depan Pemerintah Kota bisa lebih baik lagi hadir memenuhi kebutuhan masyarakat disabilitas, khususnya yang punya ketertarikan di bidang UMKM. Terima kasih kepada Ibu Mensos dan Kadin yang sudah menyediakan forum diskusi ini,” kata Sekar.
Sementara itu, Ketua Kadin Solo, Ferry Saptha Indrianto, menegaskan komitmen pihaknya dalam mendampingi UMKM disabilitas agar semakin berdaya saing. Ia berharap kolaborasi lintas pihak dapat memperkuat keberlanjutan program ini.
“Ke depan, untuk teman-teman disabilitas kita memberikan ruang. Kita ingin tidak ada yang tertinggal, semua potensi yang kita miliki kita dukung bersama. Kadin siap mendampingi Ibu dan berkolaborasi lebih luas lagi,” ujar Ferry.








