Sajikan Kuliner Khas Solo di Loji Gandrung, Wali Kota Respati Jajaki Kerja Sama dengan Wakil Wali Kota Bogor

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Respati Ardi, menjamu Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, di rumah dinas Loji Gandrung, Jumat (16/1/2026).

Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana akrab dengan sajian kuliner khas Kota Bengawan, mulai dari tahok, sosis Solo, hingga srabi juruh.

Di sela jamuan, kedua pimpinan daerah ini berdiskusi mengenai berbagai upaya strategis untuk mewujudkan kota yang sejahtera dan berkelanjutan. Pembahasan difokuskan pada pertukaran gagasan terkait peningkatan kebersihan serta kesehatan lingkungan perkotaan.

Respati  mengakui, Kota Bogor selama ini dikenal sebagai daerah yang sejuk, asri, dan memiliki tata kebersihan lingkungan yang baik. Hal tersebut menjadi inspirasi bagi Pemerintah Kota Solo untuk mengembangkan program serupa.

“Saya ingin Solo bisa seperti Kota Bogor yang terkenal dengan keasriannya. Tadi saya juga berbagi ide dengan Mas Jenal, bahwa di Bogor setiap hari Jumat seluruh elemen mengajak warga dan pegawai untuk melakukan kegiatan bersih-bersih,” ujar Respati.

Menurutnya, gagasan tersebut akan diadaptasi dan diterapkan di Kota Solo dengan melibatkan seluruh lapisan masyarakat, baik aparatur pemerintah maupun warga, agar tercipta lingkungan kota yang bersih dan sehat.

“Ini akan kita duplikasi di Solo agar Kota Solo bisa semakin berseri, bersih, sehat, rapi, dan indah,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan Wali Kota Solo beserta jajaran. Ia menilai pertemuan tersebut sebagai langkah awal untuk membuka peluang kerja sama antardaerah yang lebih luas.

Jenal menuturkan, Kota Solo dan Kota Bogor memiliki banyak kesamaan, baik dari sisi luas wilayah maupun jumlah penduduk. Kesamaan tersebut membuka ruang kolaborasi dalam berbagai sektor pembangunan.

“Membangun wilayah kita memang tidak bisa dilakukan sendiri. Kita harus merangkul semua pihak, seluruh pemangku kepentingan, dan melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk membangun kota yang kita cintai,” tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Jenal juga mengapresiasi sejumlah program unggulan Pemerintah Kota Solo, salah satunya Rumah Siap Kerja (RSK). Program tersebut dinilai efektif dalam menekan angka kemiskinan melalui pendekatan pelatihan dan penyaluran tenaga kerja.

“Mas Wali dengan berbagai programnya tadi saya cukup mengapresiasi. Salah satunya Rumah Siap Kerja yang dirancang untuk mengakomodasi masyarakat yang belum bekerja, kemudian disalurkan menjadi tenaga kerja, baik di dalam maupun luar negeri. Program ini menarik dan sangat bagus untuk diadopsi di Bogor, yang sebenarnya sudah memiliki balai pelatihan kerja, tetapi belum bekerja sama dengan LPK,” tandasnya.

Pertemuan tersebut diharapkan menjadi awal sinergi antara Pemerintah Kota Solo dan Pemerintah Kota Bogor dalam menghadirkan kebijakan inovatif demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat di masing-masing daerah.