Ryura, Siswa SMA Pradita Dirgantara Asal Solo Diterima di 10 Universitas Top Dunia

oleh
SMA Pradita Dirgantara
Ryura Assiyifa Ramadhina, siswa kelas 12 SMA Pradita Dirgantara yang diterima di 10 universitas luar negeri, Kamis (6/4/2023) | MettaNEWS / Adinda Wardani

BOYOLALI, MettaNEWS – Ryura Assiyifa Ramadhina, siswa kelas 12 SMA Pradita Dirgantara Boyolali Jawa Tengah menoreh prestasi membanggakan. Ryura, dara 18 tahun asal Kota Solo ini diterima di 10 universitas top dunia. Mulai dari  Kanada, California hingga Australia.

Adapun 10 kampus yang menerima Ryura sebagai calon mahasiswanya yakni  Aeronautical Engineering di University of Sydney, Program Aerospace Engineering di Monash University, Program Environmental Science di Wageningen University and Research (WUR), Aerospace Science Engineering di University of California (UC) Davis dan Program Mechanical Engineering di The University of Western Australia.

Kemudian, Program Mechanical Engineering di Queensland University, Program Studies in Mathematical and Physical Sciences di Univeristy of Toronto, Program Co-Op Mathematics di University of Toronto kampus Scarborough, Program Mechanical Engineering di University of Toronto, dan Program Bachelor of Applied Science di The University of British Columbia (UBC).

Perjuangan Ryura tidaklah singkat. Ia telah mempersiapkan diri untuk masuk ke universitas dunia sejak tahun 2022 lalu. Kini perjuangannya membuahkan hasil yang manis.

“Saya mempersiapkan diri dari 2022, saya mulai mendaftar ke 11 universitas dan saat ini saya sudah ada 10 universitas yang menerima saya. Saya juga masih menunggu 1 hasil universitas yang terakhir. Perasaannya bangga senang dan nggak nyangka banget bisa keterima di 10 universitas,” ujar Ryura Ketika berbincang dengan MettaNEWS, Kamis (6/4/2023).

Siswa yang juga menjadi murid Agnez Monica dalam kontes musik The Voices Kids 2018  itu kemudian menjatuhkan pilihannya di Program Mechanical Engineering University of Toronto. Ia telah bersiap untuk menjalani masa perkulihannya sebagai mahasiswa Teknik mesin.

“Saya mau ke University of Toronto jurusan Mechanical Enginering. Alasannya karena culture universitynya benar-benar terasa juga di sana ada oppurtunity untuk research karena di sana bachelor of science jadi lebih ke ptraktikal skill,” pungkas Ryura.

Trik SMA Pradita Dirgantara Dalam Mencetak Generasi Emas

Guru pendamping Ryura, Rena Zaen menyebut pihak sekolah miliki cara khusus untuk menghasilkan siswa berprestasi. Salah satunya dengan menganilis bakat para siswanya.

“Peran dari sekolah itu guru dan civitas sekolah sangat penting untuk keberhasilan siswa. Sehinggga siswa harus dianalisis bakat dan minatnya seperti Ryura. Ryura bakatnya sudah di science khususnya di fisika. Minatnya juga di Mechanical Enginering itu kan jadi sejalan,” ujar Rena.

Rena menilai keberhasilan para siswa tidak terlepas dari peran serta sekolah dalam mempersiapkan dan mencetak generasi emas.

“Itu yang membuat Ryura sukses seperti ini, karena dari sekolah sendiri sudah mempersiapkan memplot dan menganalisis dari awal minat dan bakat siswa. Itu yang sangat penting menurut saya untuk pihak sekolah menghasilkan anak-anak  yang sukses seperti Ryura,” terangnya.

Ryura merupakan satu dari 30 siswa yang tergabung dalam PTLN (Perguruan Tinggi Luar Negeri) SMA Pradita Dirgantara.

“Tahun ajaran ini yang sudah dapat LOA-nya (Letter of Acceptance-red) dari 30 peminatan itu sudah ada 25 siswa yang mendapat LOA. Saya bersama tim dari berbagai lini seperti tim PTLN, tim BK dan manajemen sekolah juga yang sangat membantu untuk keberhasilan siswa. Itulah mengapa peran dari berbagai lini itu sangat penting tidak hanya satu sisi saja,” tandasnya.