Respati Lantik 209 Pejabat Pemkot Surakarta, Tekankan Integritas dan Optimalisasi Pelayanan

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, melantik sebanyak 209 pejabat struktural di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta, Selasa (3/2/2026). Pelantikan digelar di Balai Tawangarum, Balai Kota Surakarta.

Ratusan pejabat yang dilantik terdiri atas tujuh jabatan Eselon II, 66 jabatan Eselon III, serta 135 jabatan Eselon IV. Pelantikan ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Surakarta dalam memperkuat birokrasi sekaligus meningkatkan efektivitas kinerja organisasi perangkat daerah.

Selain pengisian jabatan, rotasi juga dilakukan sebagai bentuk penyegaran organisasi dengan mempertimbangkan berbagai aspek yang telah dikaji secara matang. Respati menegaskan, rotasi dan pelantikan tersebut murni bagian dari sistem pemerintahan.

“Pelantikan ini sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Surakarta untuk meningkatkan sinergitas terkait menangani permasalahan di masyarakat,” terang Respati dalam sambutannya.

Ia menekankan bahwa jabatan yang diemban para pejabat bukanlah hadiah, melainkan amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan secara optimal.

Karena itu, Respati meminta para pejabat baru untuk menjunjung tinggi integritas serta mengutamakan pelayanan kepada masyarakat agar memberikan dampak berkelanjutan.

“Ini bagian untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional. Tentunya jabatan adalah amanah dan tanggung jawab yang harus dijalankan dengan semaksimal mungkin. Dan ini harus dimengerti dan dipahami sebaik-baiknya oleh para pejabat baru ini karena sistem ini untuk kepentingan performa Pemerintah Kota Surakarta yang dinanti oleh masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Respati mendorong seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi masing-masing. Ia menegaskan pentingnya sinergitas antar lini birokrasi demi mendukung kemajuan Kota Solo.

“Pekerjaan ini tentu memerlukan sinergitas. Wali Kota, Wakil Wali Kota, dan segenap birokrasi tidak bisa berjalan sendiri. Mari bersama mengembangkan Kota Surakarta ini dengan sebijaksana mungkin. Dengan konsep Berseri, bersih secara birokrasi, sehat secara fisik, rapi, dan terakhir publikasi penyampaian kepada masyarakat sehingga indah untuk dinantikan masyarakat kita,” tuturnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Surakarta, Budi Murtono, menjelaskan bahwa proses rotasi jabatan telah melalui tahapan dan mekanisme yang ditetapkan. Rotasi dilakukan baik di wilayah maupun non-wilayah guna memperkuat pemahaman lintas tugas birokrasi.

“Ini ada rotasi di wilayah dan non-wilayah sehingga nanti bisa saling mengenal dan mengetahui apa yang menjadi tugas-tugas birokrasi secara umum. Dengan begitu sinergitas antar birokrasi lebih kuat dan mendukung visi-misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota, serta target-target RPJMD bisa dipenuhi sesuai yang dirancang,” tandasnya.