Polresta Solo Siap Tutup Jalan dan Cegah Kerumunan saat Semarak Ramadan di Balaikota

oleh
Kepala Bagian Operasi (Kabag Ops) Polresta Solo, Kompol Sutoyo selesai Press release di lobby mapolresta, Rabu (23/3/2022) |MettaNEWS / Kevin Rama

SOLO, MettaNEWS – Menyambut bulan Puasa, event Semarak Ramadan akan digelar di kompleks Balaikota Solo dan Pasar Gede, tanggal 2 April hingga 9 Mei 2022. Polisi menyiapkan sejumlah langkah untuk mencegah kerumunan massa pada di lokasi event.

Kepala Bagian Operasi Polresta Solo, Kompol Sutoyo kepada wartawan, Selasa (29/3/2022) memaparkan, salah satu cara mengamankan Semarak Ramadan, pihaknya akan melakukan rekayasa lalu lintas. Misalnya dengan menutup ruas jalan yang digunakan pedagang kaki lima untuk berjualan takjil.

“Rekayasa lain dilakukan panitia. Yakni pengaturan dan pembatasan menyalanya lampion. Rencananya lampu-lampu itu akan dinyalakan menjelang buka puasa atau sampai nanti menjelang salat Isya. Lalu dinyalakan kembali selesai salat tarawih sampai pukul 22.00 WIB,” ujarnya.

Sutoyo juga menyebut, polisi akan terus menerus mengingatkan agar mengurangi kerumunan, karena kemungkinan animo masyarakat akan sangat tinggi saat terselenggaranya semarak Ramadan 2022. Sedangkan, meski saat ini kasusnya terus menurun, penularan Covid-19 masih harus diwaspadai.

Ruas jalan yang ditutup, menurut Sutyono adalah Jalan Mayor Sunaryo, sebagai area berjualan dan ngabuburit masyarakat. Penutupan jalan akan dimulai pukul 16.00 WIB hingga 22.00 WIB.

Sutoyo juga menambah akan ada 40 personel gabungan yang akan diterjunkan ke lokasi untuk mengawasi dan mengatasi potensi kerumunan masyarakat.

“Personil gabungan ada Satpol PP juga TNI termasuk nanti setelah pemadaman malam itu apa perlu kita adakan penyemprotan, maka kita harus melihat di lapangannya dulu,” pungkasnya