SOLO, MettaNEWS – Pisungsung karya baru Bedhaya Ladrang Mangungkung sukses digelar pada Jumat, (10/6) malam di Pendapa Ageng Pura Mangkunegaran, Solo. Dihadiri oleh sejumlah tokoh salah satunya Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakosa acara ini digelar pada pukul 19.00 WIB.
Serangkaian acara menyelimuti gelaran Pisungsung ini, di mana Kemantren Langenpraja Pura Mangkunegaran diwakili RT. Samsuri, S.Kar., M.Sn. menyerahkan Pisungsung Beksan Bedhaya Ladrang Mangungkung kepada SIJ. KGPAA Mangkunegara X sebagai tarian beksan karya yasan dalem SIJ. KGPAA Mangkunegara X.
Terdapat makna mendalam pada Pisungsung Beksan Bedhaya Ladrang Mangungkung yang dibawakan pada acara tersebut. Beksan Bedhaya Ladrang Mangungkung menceritakan tentang jiwa patriot dan sepak terjang pasukan elit estri (wanita) yang dibentuk oleh KGPAA Mangkunegara I pada masa perjuangannya melawan kolonial Belanda.
Dalam Pisungsung tersebut terdapat pasukan Ladrang Mangungkung yang menunjukkan bahwa di lingkungan Mangkunegaran, kedudukan wanita selalu sejajar dengan pria, bahkan ketika bertempur dalam peperangan. Gerakan tari pada Beksan Bedhaya Ladrang Mangungkung bersifat dinamis, menunjukkan kelihaian dan kepiawaian para pasukan tersebut ketika berperang, juga menggambarkan spirit dan jiwa SIJ. KGPAA Mangkunegara X yang masih muda.
Pada sambutannya, SIJ. KGPAA Mangkunegara X mengatakan, kegiatan ini merupakan bentuk semangat Pura Mangkunegaran sebagai salah satu pusat kebudayaan Jawa untuk terus berkarya dan mengembangkan kebudayaan dengan menambah koleksi budaya adiluhungnya agar dapat diwariskan kepada generasi yang akan datang.
“Semoga melalui beksan ini para generasi muda dapat menambah wawasan mengenai perjuangan Eyang Mangkunegara I dan semua elemen pendukungnya, juga terus melestarikan nilai-nilai kebudayaan Mangkunegaran sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perkembangan peradaban bangsa Indonesia,” ungkap GRAj. Ancillasura Marina Sudjiwo, Pembina Kemantren Langenpraja Pura Mangkunegaran, Jumat (10/6/2022).
Pihaknya berharap agar Beksan Bedhaya Ladrang Mangungkung dapat menjadi tambahan wawasan bagi generasi muda akan kiprah KGPAA Mangkunegara I dalam upaya pelestarian budaya yang ada di Mangkunegaran. Sehingga dalam perjalanan dan perkembangan peradaban bangsa Indonesia, generasi di masa kini maupun di masa mendatang tak akan lupa untuk terus melestarikan budaya Mangkunegaran yang tak dapat dilepaskan dari budaya yang ada di Indonesia.








