SOLO, MettaNEWS – Dua nama baru muncul dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) PT. Persis Solo Saestu (PSS). Dua nama itu ialah Ginda Ferachtriawan dan Adityo Rimbo Galih Samudro.
Ginda yang menjabat sebagai Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persis Solo kini ditunjuk sebagai Direktur Laskar Sambernyawa yang baru. Sedangkan, Adityo yang merupakan keponakan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) dipercaya menduduki posisi Dewan Komisaris.
CEO Persis Solo, Kaesang Pangarep yang hadir dalam RUPSLB menyebut pemilihan Ginda dan Adityo merupakan langkah penyegaran tubuh Persis Solo.
“Persis Solo butuh penyegaran, dan sekarang kan kita punya darah-darah baru yang siap untuk memajukan Persis Solo, itu saja,” ucap Kaesang.
Dalam RUPSLB, struktur kepemilikan saham tetap sama dan hanya beberapa posisi saja yang berubah. Saat ditanya apakah Kaesang masih akan tetap berada di Persis Solo, putra sulung Presiden ke-7 RI itu enggan berkomentar banyak.
“Itu dia (Ke depan apakah akan terlibat jauh dengan Persis), semua dinamika apapun bisa terjadi. (Melihat komposisi prospek ke depan Persis Solo) Insya Allah baik,” sambungnya.

Sementara itu, pemegang saham Persis Solo Kevin Nugroho membeberkan penunjukkan Ginda sebagai direktur baru dilakukan berdasarkan keputusan semua pemilik saham.
Di sisi lain, Ginda dinilai memiliki kemampuan menjembatani komunikasi antara klub dan para pemangku kepentingan lainnya.
“Yang nunjuk bukan saya, ini kesepakatan semua. Komunikasinya kan baik selama ini ke orang-orang, semua pemangku kepentingan. Ya seharusnya bisa mewakili,” beber Kevin.
Soal target yang dibebankan ke Ginda, Kevin optimis.
“Target ya semampunya. Kalau bisa lebih bagus dari yang kemarin ya lebih bagus lagi. Optimis ya, mudah-mudahan,” terangnya.
Disinggung perihal prestasi Persis yang tidak mengalami perubahan positif dari musim ke musim, Kevin beraharap bisa lebih baik dengan darah baru di tubuh Persis Solo.
“Dengan darah-darah baru menjadi lebih baik. Tadi mas Ginda juga ngobrol dengan para stakeholder bikin roadmap akan seperti apa. Jangka pendek sudah diskusi sedikit nanti dilihat saja,” ujarnya.
Sementara itu, Ginda mengatakan, dirinya belum mendapatkan target khusus dari para owner Persis Solo. Ia baru akan memetakan langkah ke depan, agar Laskar Sambernyawa bisa lebih baik lagi.
“Saya rasa langkah utama yang kita lakukan adalah komunikasi dulu dengan berbagai stakeholder, mulai dari internal manajemen, tim, suporter, dan teman-teman media. Nanti kita minta masukannya yang terbaik untuk Persis. yang mungkin dinilai masih kurang akan kita perbaiki, yang sudah baik akan kita lanjutkan,” ucapnya.








