Permudah Warga, Solo Terus Gencarkan Vaksin Door to Door

oleh
oleh
Vaksin door to door di Solo
Ilustrasi-Tenaga kesehatan dari Puskesmas Purwosari didampingi tim satgas gabungan penanggulangan Covid-19 datangi rumah warga yang belum divaksin, Rabu (10/11) | Foto : Metta NEWS - Puspita

SOLO, Metta  NEWS – Beberapa warga di RT 02, RW 11 Kelurahan Purwosari memilih pergi dari rumah demi menghindari petugas kesehatan dari Puskesmas Purwosari yang berkeliling melakukan vaksin door to door di kampung setempat, Rabu (10/11). 

Petugas gabungan dari berbagai unsur seperti Satgas Jogo Tonggo, Bhabinkamtibmas, tenaga kesehatan Puskesmas Purwosari, petugas kelurahan dan Linmas mendatangi rumah-rumah warga di RT 02 RW 11 untuk melakukan vaksinasi di tempat, bagi warga yang belum vaksin. 

Wartawan mettanews.id yang mengikuti langsung kegiatan vaksin door to door di Purwosari ini melihat petugas kesehatan dan tim gabungan melakukan edukasi langsung ke rumah-rumah warga yang masuk dalam daftar belum menerima vaksinasi. 

Salah satu petugas Bhabinkamtibmas Kelurahan Purwosari, Aiptu Sapuan menjelaskan vaksinasi door to door untuk memfasilitasi masyarakat untuk mempermudah mendapatkan vaksin. 

“Kami gunakan pendekatan edukasi, sekalian silaturahmi dan melihat langsung kondisi warga. kalau belum vaksin ya kita tanyakan bersedia vaksin atau tidak, kita beri penjelasan dulu, kalau bersedia kita vaksin di tempat,” kata Aiptu Sapuan. 

Lurah Purwosari Suharti menambahkan, harapannya dengan vaksin door to door ini untuk membantu pemerintah dalam membentuk kekebalan komunitas. 

“Disamping itu juga untuk kepentinga pribadi masyarakat sendiri. Semoga dengan vaksinasi Covid ini mengantisipasi tidak ada warga yang terpapar lagi. Seperti saat ini di Purwosari zero kasusnya untuk Covid,” terang Suharti. 

Salah seorang warga yang didatangi tim vaksin door to door Puskesmas Purwosari, Tri Warsiatun (37 tahun) mengaku sangat terbantu dengan adanya vaksin door to door ini. Ibu 4 anak ini mengungkapkan masih mempunyai anak balita yang tidak bisa ditinggal atau diajak untuk vaksin di fasilitas kesehatan yang tersedia. 

“Saya masih menyusui dan anak tidak bisa ditinggal. Dengan adanya vaksin door to door ini alhamdulilah membantu sekali. Dulu sempat takut gimana gitu tapi sekarang sudah hampir semua warga sudah vaksin dan aman, anak-anak sekolah juga harus vaksin. Dengan didatangi ini sangat membantu saya, ga ribet,” ungkap Tri Warsiatun. 

Sementara itu, Kepala Puskesmas Purwosari dr. Nur Hastuti menjelaskan dari 128 target vaksin hari ini hanya berhasil mendapatkan 12 warga yang bersedia di vaksin. Dokter Nur Hastuti menyebut ada sekelompok warga yang sengaja pergi dari rumah untuk menghindari vaksinasi. 

“Beberapa warga yang belum divaksin kita datangi rumahnya, istilahnya kita jemput bola bagi yang belum vaksin. Ada beberapa alasan ada yang karena kesibukan, punya bayi dan lainnya. Yang ragu-ragu kita edukasi pentingnya vaksin,” jelas dr. Nur Hastuti. 

No More Posts Available.

No more pages to load.