Percepatan Kekebalan Komunal,  Kelurahan Setabelan Adakan Vaksinasi Booster

oleh
vaksin kelurahan setabelan
Seorang warga mendapatkan vaksinasi booster di Kelurahan Setabelan, Jumat (4/3/2022) | Metta News / Adinda Bunga

SOLO, Metta NEWS – Hingga saat ini percepatan vaksinasi booster di Kota Surakarta terus dilakukan di beberapa wilayah. Termasuk di Kelurahan Setabelan, Kecamatan Banjarsari, yang menggelar vaksinasi sejak Rabu (02/03). Lurah Setabelan, Sudadi mengungkapkan kegiatan ini merupakan bagian dari pemerataan dan percepatan vaksinasi booster sesuai dengan himbauan Wali Kota Surakarta.  

“Percepatan vaksinasi booster ini didukung oleh semua pihak baik masyarakat maupun instansi seperti Dinas Kesehatan (Dinkes) Surakarta, Puskesmas, rumah sakit serta TNI Polri Surakarta,” terang Sudadi saat ditemui di Kelurahan Setabelan, Jumat (04/03/2022). 

Sudadi menjelaskan, persiapan vaksinasi ini sudah direncanakan sejak satu minggu yang lalu.  Perangkat Kelurahan Setabelan bersama Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Puskesmas Setabelan dalam minggu ini gelar vaksinasi sebanyak tiga kali berturut-turut. 

Sudadi menuturkan, vaksinasi ini terbuka untuk umum atau KTP Nusantara, agar masyarakat baik yang bekerja, berlalu lalang, atau berwirausaha di Kota Solo sudah tervaksinasi.  

“Semua tempat dalam sebulan ini ada kegiatan vaksinasi untuk mewujudkan herd immunity, di Kota Solo. Melalui vaksin ini, imun masyarakat bisa terhindar dari paparan covid,” ungkap Sudadi.

Sudadi mengungkapkan antusiasme masyarakat sangat tinggi. Hal ini karena masifnya publikasi melalui media sosial yang dilakukan oleh Kelurahan Setabelan. Penyebaran informasi vaksinasi menyasar ke berbagai kalangan sekolah, kantor, pabrik, gudang dan restoran. 

“Menggerakan semua masyarakat terutama sekitar Setabelan terutama bagi yang belum berkesempatan booster biar vaksin ke kelurahan. Kami sediakan, vaksin disini kan jaraknya lebih dekat tidak perlu jauh-jauh, jadi lebih efektif,” ujarnya.

Berikan dukungan penuh percepatan vaksinasi, Sudadi menuturkan Kelurahan Setabelan merupakan bagian dari pemerintah Kota Surakarta. Sehingga segala kegiatan yang baik, pihaknya tentu mendukung penuh. Selain itu, Sudadi menyebut kesadaran masyarakat Setabelan sangat tinggi untuk mengikuti vaksinasi. 

“Bahkan kemarin itu jatah vaksin dengan kuota 100 langsung habis sebelum penutupan. Terpaksa yang datang pas sudah habis ditunda ikut vaksin berikutnya,” ucap Sudadi.

Dinkes Surakarta memberikan kuota vaksinasi di Kelurahan Setabelan setiap harinya sebanyak 100 peserta. Ia mengungkapkan, antar puskesmas wilayah jika terdapat kuota berlebih akan dipindahkan untuk vaksinasi segera tersalurkan. 

“Kita butuh lingkungan yang sehat. Warga yang sehat bisa produktif dan beraktivitas dengan nyaman,” tambah Sudadi.

Sejauh ini, Sudadi menambahkan, pihak kelurahan terus  memotivasi masyarakat Setabelan, pihaknya terus berupaya memberikan pengertian kepada masyarakat tentang vaksinasi. Sejak pelaksanaan vaksinasi pertama, pihaknya mengaku kesadaran masyarakat masih kurang. Selain itu pemikiran masyarakat yang masih rumit menjadi tantangan sendiri bagi petugas kelurahan. 

“Dulu itu masih rumit pemikiran masyarakatnya. Tapi kita keliling terus bareng tim untuk melakukan pendekatan. Lewat PKK, pengurus lembaga, Karang Taruna, semua bergerak. Kita lakukan sosialisasi keliling lewat pengeras suara. Kalau untuk sekarang relatif lebih mudah masyarakatnya sudah ada kesadaran vaksin. Informasinya tinggal dibagikan di media masyarakatnya langsung datang. Warga itu sudah mulai merasa butuh vaksin biar sehat,” ungkap Sudadi.

Bahkan saat ini, kesadaran masyarakat Setabelan dirasakan mulai tumbuh. Sudadi mengungkapkan tidak sedikit warga yang menanyakan jadwal dan kuota vaksinasi ke Kelurahan Setabelan. 

Tidak ada kendala dalam pelaksanaan vaksinasi yang digelar selama ini. Kekhawatiran masyarakat akan dampak negatif vaksinasi telah hilang,” pungkas Sudadi.