Percepat Peningkatan Kualitas SDM, Kadin Consulting Group Gandeng ID Career

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Kadin Consulting Group (KCG), lembaga pengembangan Sumber Daya Manusia yang baru saja didirikan oleh Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Surakarta, mengambil langkah strategis dengan menggandeng ID Career untuk mempercepat pengembangan SDM dalam menghadapi tantangan aglomerasi industri.

Kolaborasi ini diharapkan mendorong investasi yang lebih produktif. Aglomerasi industri, yaitu pemusatan kegiatan ekonomi di suatu wilayah, telah menjadi tren untuk meningkatkan efisiensi dan mempercepat pertumbuhan ekonomi.

Ketua Kadin Surakarta, Ferry Septha Indrianto, menangkap visi ini untuk mendorong kemajuan ekonomi kota Solo dan sekitarnya melalui aglomerasi Solo Raya. Kadin Consulting Group hadir dengan visi menjawab tantangan utama aglomerasi industri dengan menjalin kerja sama strategis dengan ID Career. Perusahaan yang didirikan oleh para CEO dan Career Expert yang fokus pada pengembangan SDM.

“Permasalahan mengenai SDM ini seharusnya menjadi concern kita bersama. Negara kita sedang dalam momentum besar menempuh bonus demografi yang pada puncaknya juga menjadi pencapaian kita sebagai sebuah bangsa yang berumur 100 tahun pada tahun 2045. Indonesia Emas bukan hanya sebuah wacana. Untuk mencapai hal tersebut diperlukan banyak persiapan matang karena nasib bangsa kita akan ditentukan oleh orang-orang di
dalamnya,” ujar Ferry.

Sebagai bagian dari upaya ini, KCG dan ID Career mengundang berbagai pemangku kepentingan, termasuk praktisi dari dunia pendidikan dan industri, rektor, serta pimpinan sekolah, untuk hadir dalam acara

“Industry Gathering: Empowering People, Optimizing Investment” tujuannya untuk
menciptakan sinergi yang efektif antara dunia pendidikan dan industri dalam menjawab tantangan aglomerasi. Dan bersama-sama membangun sumber daya
manusia yang berkualitas untuk mendukung investasi daerah,” tutur Ferry.

Selain itu, terdapat sesi penyerahan buku “Peta Jalan Indonesia Emas 2024” yang diterbitkan oleh Kadin melalui keterlibatan 60 pemangku kepentingan. Mulai dari asosiasi sektor industri, akademisi, serikat pekerja, pemuka agama, hingga para pelaku industri.

“Melalui program ini, KCG dan ID Career kita harap dapat meningkatkan keterlibatan industri dalam persiapan karir lulusan serta rekrutmen kerja,” ungkap Ferry.

Ferry menambahkan kegiatan ini dirancang untuk membekali siswa, mahasiswa, serta lulusan sekolah
menengah dan perguruan tinggi.

“Sejak dini sumber daya manusia Indonesia kita bekali dengan keterampilan relevan, baik soft skill, maupun hard skill, serta karakter dan mentalitas sesuai kebutuhan industri. Sebagai langkah konkrit Kadin Surakarta dalam memperkecil gap yang selama ini terjadi antara dunia industri dan dunia pendidikan dalam memenuhi supply dan demand kebutuhan SDM nya,” pungkasnya.