Pengurus FPTI Surakarta 2026–2030 Dilantik, Langsung Tancap Gas Gelar Sirkuit Panjat Tebing dan Popda

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS — Pengurus Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kota Surakarta periode 2026–2030 resmi dilantik, Minggu (3/5/2026) di lapangan terbuka Panjat Tebing Manahan Solo.

Pelantikan dirangkaikan dengan lomba Sirkuit Panjat Tebing (STP) dan Popda Kota Surakarta dengan total peserta sebanyak 120 atlet dan berlangsung sejak 1 hingga 4 Mei 2026.

Pelantikan dihadiri Ketua FPTI Jawa Tengah Abdul Hamid, M.Pd, jajaran pengurus provinsi, perwakilan KONI Surakarta yakni Sekretaris Umum Farimita Mawarta dan Ketua Bidang Humas Antonius Sulistuo, serta Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Surakarta Agus Martopo yang mewakili Wali Kota. Hadir pula tokoh panjat tebing Adi Darma serta pengurus FPTI se-Karesidenan Surakarta.

Ketua FPTI Surakarta, Giyatno, A.Md, menegaskan bahwa pelantikan ini langsung diikuti langkah konkret melalui penyelenggaraan kejuaraan.

“Saya sebagai ketua FPTI Surakarta sekaligus ketua panitia melaporkan kejuaraan ini rangkaian dari Sirkuit Panjat Tebing dan berlanjut dengan Popda Kota Surakarta. Secara keseluruhan diikuti oleh 120 atlet,” jelas Giyat.

Ia menambahkan, agenda ini merupakan bagian dari percepatan program kerja pasca Musyawarah Kota (Muskot) FPTI Surakarta.

“Sebulan setelah muskot event demi event sudah ada di depan mata dan kita selenggarakan,” katanya.

Giyat menargetkan prestasi besar di ajang PORPROV 2026.

“Maka dari itu kita perlu bekerja sama dari seluruh instrumen pengurus, atlet, orang tua dan para pembina saling support untuk menuju keberhasilan pencapaian yang pertama semoga menjadi juara umum Porprov 2026,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada kepengurusan sebelumnya.

“Saya sebagai ketua terpilih yang baru tentunya juga mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan perjuangan pengurus-pengurus pendahulu saya,” ujarnya.

Sekretaris Umum KONI Surakarta, Farimita Mawarta, menilai FPTI memiliki rekam jejak kuat.

“Hasil dari FPTI Surakarta ini bukan main-main. Dari atletnya sudah menjadi juara nasional,” katanya.

Namun ia mengingatkan target harus lebih tinggi.

“Selanjutnya kami dari KONI menarget FPTI Solo harus menjadi juara umum PORPROV 2026 Semarang Raya,” tegasnya.

Ketua FPTI Jateng Abdul Hamid menyebut pelantikan ini sebagai penguatan internal.

“Pelantikan hari ini merupakan pematangan secara internal Kota Surakarta dalam menghadapi event-event selanjutnya,” tuturnya.

Pihaknya optimistis Solo mampu meraih target besar yang dicanangkan.

“Yang pasti nggak ada target perunggu dan peraknya pasti tidak ada,” katanya.

Sementara itu, Agus Martopo menekankan pentingnya ketangguhan organisasi.

“Ketangguhan dan persistensi juga harus menjadi pondasi utama bagi para pengurus,” ujarnya.

Dengan pelantikan ini, FPTI Surakarta diharapkan semakin solid dan siap menorehkan prestasi di level provinsi hingga internasional.