SOLO, Metta NEWS – Hari Kamis (14/4/2022) besok, Polresta Surakarta akan menggelar apel pasukan pengamanan Paskah. Ditemui pada peresmian Masjid An-Nuur Stasiun Solo Balapan, Rabu (13/4/2022), Kapolresta Solo Kombes Pol Ade Safri Simanjutak menegaskan pihaknya akan menyiapkan 375 personil keamanan yang akan ditempatkan di seluruh gereja di Surakarta.
“Terkait pengamanan ibadah Paskah, besok (Kamis) pagi akan dilaksanakan apel gelar pasukan yang terdiri dari unsur pengamanan gabungan TNI Polri, Pemkot Surakarta beserta seluruh potensi masayarakat yang ada diantaranya pramuka, PMI, termasuk ormas-ormas Islam akan terlibat dalam pengamanan ibadah paskah di gereja-gereja,” ungkap Ade.
Pihaknya berharap semua pelaksanaan rangkaian kegiatan ibadah paskah di Solo dapat berlangsung dengan aman, tertib lancar tidak ada gangguan sedikitpun.
“Masing-masing gereja kita akan tempatkan personil keamanan yang dilengkapi dengan senjata api. Polri dn TNI akan menjamin keamanan selama pelaksanaan ibadah paskah di Surakarta,” tandas Ade.
Ade menyebut pihaknya sudah melakukan koordinasi sekaligus pengecekan di lapangan langsung bersama dengan walikota.
“Pada pantauan kemarin kami pastikan penerapan protokol kesehatan di gereja-gereja menyangkut ibadah Paskah ini dapat dilaksanakan secara optimal. Kita ingin ibadah Paskah ini dilaksanakan dengan aman, tertib dan lancar tentunya juga sehat,” ujarnya.
Untuk mengantisipasi berbagai ancaman yang tidak diinginkan, selain akan dijaga oleh aparat keamanan selama 24 jam, sebelum pelaksaan ibadah juga akan dilakukan sterilisasi.
“Kita akan jaga 24 jam dan sebelum pelaksanaan ibadah akan dilakukan sterilisasi baik dari tim Gegana maupun unit K9 Samapta Kota Surakarta,” tegasnya.
Sementara itu terkait posisi gereja yang berdekatan dengan masjid sedangkan pada malam hari pada bulan Ramadan ini di masjid juga dilakukan salat tarawih dan bisa berbarengan dengan ibadah Paskah, Ade menyebut akan intens melakukan koordinasi di lapangan agar semua dapat berjalan dengan baik.
“Di sini perlu adanya komunikasi dan toleransi. Kita berharap ini tidak menjadikan suatu sekat pemisah maupun menambah panjang perbedaan nanti kita akan berikan solusinya. Di mana masing-masing pihak bisa menjunjung tinggi kerukunan dan toleransi beragama,” pungkasnya.







