SOLO, Metta NEWS – Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Muhammadiyah Surakarta (PBSI UMS) meluluskan 63 mahasiswa dengan sistem Outcome Based Education (OBE) pada Jumat (18/3) bertempat di Gedung Induk Siti Walidah UMS.
Kaprodi PBSI UMS Dr. Miftakhul Huda, menyampaikan semester ini PBSI meluluskan 63 mahasiswa jalur prosiding dan publikasi dengan menggunakan OBE yang diselenggarakan UMS untuk memanfaatkan ilmu dan lulus tepat waktu 4 tahun.
“Sistem Outcome Based Education (OBE) merupakan Perubahan paradigma dari input/process-based education menuju outcome-based education (OBE) mendorong setiap program studi untuk mampu merumuskan kompetensi lulusannya dalam bentuk Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) yang komprehensif yang mencakup sikap, pengetahuan, dan keterampilan sesuai profil lulusan yang ditargetkan dan level kompetensi sesuai jenjang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI),” terang Miftakhul Huda.
Wakil Rektor I Bidang Akademik, Riset, Pengabdian, Publikasi dan HAKI Prof. Harun Joko Prayitno, menyampaikan, sistem OBE merupakan pilihan yang tepat untuk menumbuhkan talenta mahasiswa.
“Mahasiswa mendapat banyak keuntungan seperti publikasi dengan reputasi internasional, cepat dan tepat waktu dalam mengerjakan tugas akhir, mendapatkan subsidi dari universitas hingga 4 juta per judul, serta berkesempatan untuk mendapatkan pengembangan talenta dari kementerian, dan bekal penting dalam menjalani kemampuan kehidupan bermasyarakat,” jelas Prof. Harun.
Sistem pendidikan yang dilaksanakan di UMS, lanjut Harun, dirancang dengan mengacu atau berbasis capaian pembelajaran atau Outcome Based Education (OBE). Sistem Penjaminan Mutu berbasis capaian (outcome) adalah sistem yang memastikan penetapan standar/ capaian pembelajaran pada awalnya dan diakhiri dengan memastikan pencapaian dan peningkatan standar/capaian pembelajaran tersebut secara sistematis dan berkelanjutan.
Salah seorang mahasiswa PBSI Sariatus Solikhah menambahkan sistem OBE UMS sangat menarik dan mendapatkan hasil yang luar biasa.
“Lulus tepat waktu adalah keinginan utama dari para orang tua dan kami sebagai mahasiswa agar tidak membuang kesempatan,” pungkasnya.







