Pemkot Solo dan Kedutaan Besar AS Gelar Festival Budaya dan Workshop Guru Bahasa Inggris pada 7 Februari 2026

oleh
oleh

SOLO, MettaNEWS – Pemerintah Kota (Pemkot) Solo bekerja sama dengan Kedutaan Besar Amerika Serikat (AS) akan menggelar rangkaian event budaya serta workshop peningkatan kapasitas guru bahasa Inggris pada 7 Februari 2026. Kolaborasi ini menjadi tindak lanjut dari kunjungan Wali Kota Solo, Respati Ardi, ke kantor Kedutaan Besar AS beberapa bulan lalu.

Respati Ardi menjelaskan kerja sama tersebut dipastikan setelah dirinya menerima kunjungan balasan dari perwakilan Kedutaan Besar AS di Balai Kota Solo, Senin (24/11/2025). Ia menyebut Solo menjadi satu dari tiga kota yang dipilih untuk penyelenggaraan event budaya bersama AS, selain Batam dan Makassar.

“Ini merupakan kunjungan balasan dari saya beberapa bulan lalu ke Kedutaan Besar Amerika untuk support event dan alhamdulillah membuahkan hasil. Kedutaan Besar Amerika ada tiga kota yang ditunjuk: Batam, Makassar, dan Solo,” jelas Respati.

Rangkaian kegiatan yang akan digelar meliputi festival budaya, talkshow terkait budaya Amerika Serikat di Indonesia, serta pertunjukan kolaboratif yang memadukan unsur budaya AS dan lokal, seperti breakdance dan hip-hop.

Pemkot Solo juga berencana melibatkan komunitas seni lokal, termasuk komunitas graffiti, mural, hingga komunitas breakdance dari berbagai wilayah Solo.

Selain acara budaya, kolaborasi ini juga menghadirkan workshop peningkatan kapasitas guru bahasa Inggris, bekerja sama dengan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Bahasa Inggris. Menurut Respati, kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi pengajar sekaligus memperkuat lingkungan pendidikan di Solo.

Respati menegaskan bahwa event ini sekaligus menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa Solo merupakan kota yang aman dan ramah bagi wisatawan mancanegara.

“Kami ingin menunjukkan bahwa Solo adalah kota yang aman untuk didatangi wisata mancanegara. Nanti kita juga akan mengajak ekspatriat dari US Embassy untuk yoga bersama di Taman Balekambang pada Minggu pagi,” terangnya.

Beberapa agenda lain turut menyertai rangkaian kegiatan tersebut, antara lain gala dinner, pertemuan dengan pengusaha kapas, serta aktivasi wellness tourism yang melibatkan Universitas Sebelas Maret (UNS).

Respati menyebutkan bahwa berbagai event telah dijadwalkan dari akhir 2025 hingga Februari 2026, dan diharapkan dapat memberikan hiburan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi Kota Solo.

“Event dari akhir tahun sampai Februari 2026 nanti sudah banyak. Semoga bisa menghibur masyarakat dan yang terpenting membantu mendukung pertumbuhan ekonomi,” pungkasnya.