Pembukaan MTQ Nasional di Simpang Lima Bisa Ditonton Warga, Pemprov Jateng Siapkan Videotron untuk Nobar

oleh
oleh

SEMARANG, MettaNEWS – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menyiapkan sejumlah videotron di beberapa lokasi agar masyarakat tetap bisa menyaksikan kemeriahan perhelatan MTQ Nasional melalui kegiatan nonton bareng (nobar).

Langkah tersebut menjadi upaya Pemprov Jateng agar perhelatan MTQ Nasional yang digelar di Jawa Tengah dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.

Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan, titik-titik lokasi videotron akan segera diumumkan kepada masyarakat. Dengan demikian, warga yang tidak dapat berada di area utama pembukaan tetap memiliki kesempatan menyaksikan rangkaian acara.

“Tadi ada masyarakat yang bertanya, ‘Pak, kami bisa ikut menikmati tidak?’ Saya bilang, bisa. Nanti kita umumkan titik-titik videotronnya supaya masyarakat bisa menikmati acara MTQ Nasional ini,” kata Taj Yasin saat menyaksikan gladi kotor tari kolosal pembukaan MTQ Nasional, Kamis (10/9/2026).

Taj Yasin telah meminta panitia dan jajaran Pemprov Jateng segera menyebarluaskan informasi mengenai lokasi videotron. Informasi tersebut diharapkan dapat memudahkan masyarakat menentukan lokasi untuk menyaksikan pembukaan MTQ Nasional bersama-sama.

Menurutnya, tingginya keinginan masyarakat untuk menyaksikan pembukaan menunjukkan antusiasme warga terhadap penyelenggaraan MTQ Nasional XXXI di Jawa Tengah.

“Masyarakat ingin datang dan melihat kemeriahannya, bagaimana para ahli Al-Qur’an ini berkumpul. Videotronnya sudah kita siapkan, tinggal nanti informasinya kita unggah supaya masyarakat tahu,” jelasnya.

Selain videotron, sejumlah stan juga disiapkan untuk memeriahkan rangkaian penyelenggaraan MTQ Nasional. Pemprov Jateng ingin momentum tersebut tidak hanya dirasakan oleh peserta dan tamu undangan, tetapi juga dapat menjadi bagian dari pengalaman masyarakat secara luas.

Ratusan Penari Siap Meriahkan Pembukaan

Dalam kesempatan tersebut, Taj Yasin juga meninjau langsung gladi kotor tari kolosal yang akan ditampilkan pada malam pembukaan.

Pertunjukan tersebut melibatkan ratusan penari dari berbagai kelompok seni, termasuk mahasiswa dari sejumlah perguruan tinggi di Jawa Tengah.

Taj Yasin memastikan persiapan pertunjukan terus dimatangkan. Sejumlah aspek teknis masih perlu difinalisasi, terutama terkait pencahayaan, penggunaan drone, serta pengaturan pertunjukan agar seluruh rangkaian tari dapat terlihat jelas oleh penonton.

Ia juga memberikan motivasi kepada para penari dan pelatih agar tetap menjaga semangat serta kesehatan menjelang penampilan.

“Semoga semuanya sehat dan bisa memberikan penampilan terbaik untuk Jawa Tengah. Semoga pertunjukan ini menyuarakan semangat kebersamaan untuk membangun negara ini bersama-sama,” katanya.

Pertunjukan tari kolosal tersebut diharapkan tidak hanya menjadi hiburan dalam pembukaan MTQ Nasional XXXI, tetapi juga membawa pesan persatuan dan kebersamaan.

Dengan disiapkannya videotron di sejumlah titik, masyarakat yang tidak berada di area utama tetap dapat mengikuti kemeriahan pembukaan. Pemprov Jateng berharap MTQ Nasional XXXI benar-benar menjadi perhelatan bersama yang dapat dinikmati masyarakat Jawa Tengah.