Pelantikan Perdana PMII Komisariat Slamet Riyadi Surakarta Lantik 8 Pengurus  

oleh
oleh
Pelantikan perdana PMII Unisri, Sabtu (16/7/2022) | dok PMII Unisri

SOLO, MettaNEWS – Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Slamet Riyadi Surakarta menyelenggarakan seminar sekaligus pelantikan perdananya.

Acara tersebut diselenggarakan di Aula Kantor Kelurahan Joglo, Banjarsari Surakarta. Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Pimpinan Pengurus Cabang PMII Solo, Komisioner KPI Pusat Mohamad Reza, kepala UPT Unisri Unit Center sekaligus Ketua Majelis Pembina Komisariat Slamet Riyadi, Sarafudin dan dari organisasi kepemudaan lainnya.

Sebanyak 8 orang pengurus PMII Komisariat Slamet Riyadi periode 2022/2023 resmi dilantik di acara yang dihadiri 60 tamu undangan ini. 

Pada pelantikan juga dilakukan prosesi pembaiatan yang dibacakan ketua PMII Solo sebagai bentuk ikrar khidmat terhadap tanggung jawab organisasi. 

Sebagai Ketua Majelis Pembina Komisariat Sarafudin berharap Komisariat Slamet Riyadi bisa menjadi komisariat yang besar serta mampu membuat gebrakan baru yang positif di lingkungan Kampus Universitas Slamet Riyadi Surakarta.

Ketua Komisariat Alvin Sujiatmika (Fakultas Hukum 2019), dalam orasi pertamanya mengatakan PMII Komisariat Slamet Riyadi akan hadir sebagai inisiator sekaligus Problem Solver gerakan maupun soft skill sebagai wujud adaptif dalam menjawab tantangan zaman.

“Kebersamaan adalah kunci dalam menuju keberhasilan untuk menjalankan tujuannya tersebut,” tutur Alvin. 

Selain pelantikan juga diselenggarakan seminar dengan tema “Reformasi Gerakan PMII dalam Menjawab Tantangan Zaman”. 

Hal ini Berangkat dari keresahan Bersama dalam menghadapi era disrupsi. Seminar di isi oleh dua pemateri yakni Sahabat Joko Priyono (Penulis Sekaligus Founder Buku Revolusi) dan Sahabati Putri Lestari (Ketua Mafindo Solo-Raya sekaligus Ketua Cabang PMII Solo 2020/2021) serta Keynote Speaker Seminar yaitu Sahabat Mohammad Reza (Komisioner KPI Pusat). 

“PMII harus memiliki inovasi baru, serta PMII harus menjadi Influencer Gerakan. Juga harus adaptif dalam menjawab tantangan zaman saat ini,” imbuh Mohammad Reza.