Peduli Lingkungan, Pedagang & Pengunjung Pasar Kurangi Penggunaan Plastik

oleh

SOLO, MettaNEWS – Sampah plastik masih menjadi masalah utama pencemaran lingkungan. Berbagai upaya untuk mengurangi jumlah sampah ini agar tidak semakin berdampak buruk ke lingkungan pun dilakukan.

Dimulai dari cara sederhana, dalam peringatan Hari Bumi 22 April, pedagang dan pengujung memanfaatkan kantong kain yang diberikan siswa di SMKN 4 Solo untuk mengurangi pengunaan plastik, Jumat (22/4).

Para pedagang pun menyambut positif hal ini. Salah satunya pedagang sayuran di Pasar Senggol, Eni Lestari. Eni menyebut penggunaan plastik di pasar sangatlah besar. Hal ini karena barang-barang yang dijual di pasar seperti bahan makanan pokok memang memerlukan kantong plastik.

“Penggunaan plastik di pasar memang sering dan lebih banyak keluar dari sini. Karena kan tiap ada yang beli langsung dapet plastik. Jadi penggunaan kantong kain ini sedikit susah. Misal beli besekan (ikan) yang di kertas itu kan tetep di plastik dulu, jadi ya memang susah dan masih dibutuhkan juga kantong plastiknya,” sebut Eni saat ditemui di Pasar Senggol Purwosari, Jumat (22/4/2022).

Penggunaan kantong plastik di lapaknya pun terhitung cukup banyak, yakni sebanyak 1 kilogram kantong plastik habis dalam waktu 2 hari.

Eni yang terbiasa menggunakan kantong plastik sebagai wadah belanjaan, akan berusaha meminimalisir penggunaan plastik dengan menggunaan kantong kain saat berbelanja di swalayan atau pun berbelanja barang yang bukan bahan pokok makanan.

“Biasanya kalau belanja saya nggak bawa kantong belanjaan sendiri. Biasanya kan langsung dapet dari penjual. Tapi kalau ini tadi dapet kantong belanja berbahan kain dari anak sekolah. Bisa dipakai nanti kalau belanja di swalayan,” tuturnya.

Lebih bermanfaat untuk mengurangi penggunaan plastik, Eni pun berharap kantong kain juga dapat terus digunakan untuk wadah belanjaan.

Sementara itu, salah satu pengujung pasar asal Sondakan, Saprudin menyebut sudah menggunakan kantong kain untuk wadah belanjaan. Sudah ia terapkan di keluarganya, Din menyebut kesadaran akan pentingnya mengurangi penggunaan plastik, sudah menjadi hal yang mendasar di keluarganya.

“Jarang makai kantong plastik. Kalau belanja di toko besar itu kan udah dikasih kantong belanjaan juga. Jadi dari situ saya sekeluarga makai kantong kain kalau belanja,” tutur Din.

Sudah tiga tahun menerapkan peminimalisiran kantong plastik, Din pun berharap cara yang ia lakukan bisa mengurangi sampah plastik.