Pasar Cepogo Direlokasi, Lokasi Lama Segera Jadi Ruang Publik Terbuka

oleh
oleh
Pasar Cepogo lama | dok RealNews

BOYOLALI, MettaNEWS – Pasar Cepogo di pinggir jalan utama Boyolali – Magelang, telah direlokasi ke lahan di Desa Mliwis, sekitar 500 meter ke arah timur dari lokasi lama. Setelah relokasi, eks lahan Pasar Cepogo seluas 1,5 hektare akan dijadikan lapangan rumput yang bisa dapat digunakan masyarakat untuk berbagai aktifitas.

“Nantinya bakal ada ruang parkir, panggung, jogging track dan pohon-pohon peneduh,” kata Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU PR) Kabupaten Boyolali, Arief Gunarto pada Senin (7/3/2022) seperti dilansir boyolali.go.id.

Pasar Cepogo lama, terbakar hebat pada tanggal 18 September 2020. Pemerintah kemudian memutuskan memindahkan pasar yang sering menjadi penyebab kemacetan lalu lintas di jalur tersebut.

 Pada tahun 2021 dengan anggaran senilai Rp 1 Miliar, pembangunan difokuskan pada perataan tanah agar menjadi datar atau rata, penanaman rumput dan pembangunan drainase. Pada tahun 2022 ini, pembangunan di eks Pasar Cepogo ditargetkan selesai dengan total anggaran Rp 1,5 miliar untuk penyempurnaan area publik.

 Bupati Boyolali, M. Said Hidayat yang berkesempatan memonitoring eks Pasar Cepogo berharap bahwa area publik tersebut dapat digunakan oleh masyarakat untuk melakukan kegiatan kegiatan yang positif.

 “Secara bertahap sudah dilaksanakan. Ini semua untuk kepentingan pembangunan, ke depan bekas pasar cepogo ini akan kita buat sebagai ruang terbuka artinya untuk kepentingan kegiatan masyarakat khususnya di Kecamatan Cepogo,” kata Bupati Said.

 Selain pembangunan eks Pasar Cepogo, DPU PR Kabupaten Boyolali juga akan menata eks terminal tipe D di sekitar area tersebut. Bekas terminal tersebut akan disulap menjadi area parkir atau kantong parkir wisata kuliner yang ada di sekitar pasar agar lebih rapi.