SOLO, MettaNEWS – Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed Solo telah mencapai 91,22 persen per-Kamis (20/10/22). Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka saat meninjau lokasi.
Ia mengungkapkan, saat ini masjid hanya perlu memasang interior dan melakukan finishing. Selanjutnya masjid selesai dan dapat dipergunakan.
“Tadi lihat lantai 1, 2 dan 3. Semua dalam kondisi baik tinggal ngejar waktu sampai akhir bulan. Rampung,” ungkapnya saat ditemui awak media (20/10).
Untuk keamanan dan perawat yang akan diberlakukan pada masjid ini telah gibran serahkan pada Kementerian Agama Solo (Kemenag).
“Semua nanti dari Kemenag. Tunggu saja nanti dari Kemenag pasti beberkan,” ungkap gibran.
Selanjutnya, ketika disinggung terkait persiapan peresmian gibran mengungkapkan akan dimatangkan lagi.
“Besok dubes dan protokolnya ke sini. Protokol dari UEA juga ke sini, nganter lagi habis jumatan. Kita akan matangkan,” katanya.
Kemudian, dari hasil pantauan gibran yang saat ini menjadi PR adalah tempat parkir. Meski begitu, gibran optimistis ketika Islamic Center selesai, masalah parkir juga ikut rampung.
Masjid Raya Sheikh Zayed ini nantinya akan menjadi salah satu pusat kegiatan keagamaan di kota Solo. Masjid ini juga terbuka untuk masyarakat maupun wisatawan.
“Nantinya akan ada perpustakaan, kegiatan-kegiatan keagamaan dan lainya. Itu dulu sementara,” pungkasnya.







