SOLO, MettaNEWS – Bagus Andrean John atau lebih terkenal dengan sapaan Paman Jhon, resmi menjabat sebagai Ketua Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi) Solo periode 2023 – 2027 mendatang. Terpilihnya Paman Jhon ini tertuang dalam Muskot Perbasi Solo, di Adhiwangsa Hotel Solo, Jumat (19/5/2023) sore.
Paman John menyatakan siap bersinergi dengan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, dan Pemerintah Kota Solo dalam hal sport tourism.
John menggantikan kepengurusan Lim Purwanto periode 2019 hingga 2023. Paman John terpilih secara aklamasi oleh klub-klub anggota Perbasi Solo.
Pria yang merupakan pengiat bola basket ini diusung oleh klub yakni West Bandits Solo, Seba, Semangat Muda, Bhinneka, Basic, Sritex Dragons, Merdeka Solo, dan Aligator. Dia juga menjabat sebagai Direktur Marketing di Liga Solo.
Paman John, mengatakan pekerjaan pertama yanag akan ia lakukan setelahnya menjabat menjadi ketua Perbasi Solo yakni merapikan manajemen database klub. Baik dalam data pemain di seluruh kelompok umur. Lalu, dengan data base itu, bisa memulai berlaga ke liga basket daerah.
“Sehingga pembinaan usia dini bisa berkolaborasi dengan kompetisi. Kami juga bakal menggandeng seluruh elemen se-Soloraya dalam mengembangkan basket di Solo,” ungkap Jhon usai Muskot Jumat (19/5/2023).
Ia juga memiliki target ingin lebih baik dari Jakarta dalam penyelenggaraan liga. Selain itu terkait pendanaan, John memastikan sangat transparan.
“Kami ingin jadi contoh nasional. Besok saya mulai kerja berkenalan dengan tim Porprov. Saya juga berkoordinasi dengan Alim Susanto pengelola Sritex Arena. Rencananya atlet akan saya messkan,” kata Jhon.
Ia menambahkan belum bisa berbicara terkait target medali di ajang ini. Ia memilih fokus mengetahui tim secara pasti.
“Mas Wali selama ini menjadi tokoh event-event nasional di Solo. Mas Wali menyampaikan dukungannya ke kepengurusan ini. Agenda internasional terdekat, Solo jadi tuan rumah trophy FIBA World Cup,” kata John.
Sementara itu, Ketua KONI Solo, Lilik Kusnandar, berharap dengan kepengurusan yang baru ini bisa mengembangkan basket di Solo. Apalagi, Solo memiliki segalanya. Mulai sarana dan SDM yang melimpah.
“Mas John bisa mengevaluasi kekurangannya apa, perlu terobosan tertentu agar semangat. Saya yakin John punya semangat dan relasi untuk peningkatan basket,” kata Lilik.







