Hebohkan Tim SAR, Pemuda 19 Tahun yang Melompat ke Bendungan Tirtonadi Ditemukan Selamat oleh Pemancing

oleh
Bendungan Tirtonadi
Tim BASARNAS gabungan menutup operasi pencarian pemuda yang melompat ke Bendungan Tirtonadi Solo, Rabu (28/1/2026) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Seorang pemuda HS (19) asal Kabupaten Rembang nekat terjun ke Sungai Kali Pepe, Bendungan Tirtonadi Solo, Rabu (28/1/2026).

Aksi nekat percobaan bunuh diri itu ia lakukan sekira pukul 04.30 WIB. Aksinya diketahui oleh seorang pemancing yang melihatnya melompat ke sungai.

Mengetahui hal itu, saksi mata lalu mengikuti korban yang terbawa aliran arus sungai. Namun tubuh korban kemudian tidak terlihat lagi. Saksi kemudian menceritakannya ke tetangga dan melapor ke BPBD Solo.

Tim SAR dan BPBD Solo kemudian melakukan pencarian. Korban ditemukan di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo dalam kondisi selamat.

“Melompar dari bibir sungai dari Bendung Tirtonadi, diketahui oleh pemancing. Korban ditemukan pukul 08.40 WIB oleh pemancing, kurang lebih 1,5 kilometer dari lokasi awal dalam keadaan selamat,” ujar Gon, Rescuer BASARNAS.

Dari informasi yang dihimpun, HS mengalami depresi dan merasa dikejar-kejar oleh seseorang. Hal ini memicu aksi nekat terjun ke sungai Kali Pepe.

“Korban berangkat jam 22.00 WIB naik bus dari Rembang menuju ke Solo, dia merasa dikejar-kejar orang lalu dia meloncat ke sungai. Kondisi korban saat ditemukan lemas, pas diinterogasi masih linglung belum jelas, ngelantur,” terangnya.

HS diketahui merupakan warga Desa Randu Agung, Dukuh Cabean, RT 01 RW 02, Kecamatan Sumber, Kabupaten Rembang. Saat ini korban telah dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan lebih lanjut.