Kosak Kasik: Ratusan Pelajar dan Tim Gabungan Bahu Membahu Resik-resik Kali Pepe

oleh
Kali
Wali Kota Solo, Respati Ardi saat membuka kegiatan Kosak Kasik (Kota Solo Asyik Kaline Resik) di Kelurahan Punggawan, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Sabtu (24/5/2025) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Wali Kota Solo, Respati Ardi melepas ratusan tim gabungan untuk membersihkan Kali Pepe, Kelurahan Punggawan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Sabtu (24/5/2025).

Dalam acara bertajuk Kosak Kasik (Kota Solo Asyik Kaline Resik) itu tim gabungan yang terdiri dari TNI/Polri,  pegawai Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), DPUPR, Linmas, warga, remaja dan 100 pelajar SMK Mikael Surakarta mulai berjibaku membersihkan sungai sejak pagi.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Kelurahan Punggawan yang tergerak untuk menjaga kelestarian sungai yang kerap kali tercemar akibat kebiasaan buruk masyarakat berupa membuang sampah ke sungai.

Respati menyebut Keluarahan Punggawan dapat menjadi percontohan bagi kelurahan-kelurahan di Solo menggalakkan program serupa.

“Semoga kelurahan-kelurahan yang dilewati sungai atau kali, nanti akan kita fungsikan dan rutinkan kegiatan seperti ini. Karena sungai dan kali ini menjadi tanggung jawab kita bersama,” ujarnya.

Respati Inisiasi Nilai Akademis Pengabdian Masyarakat untuk Pelajar

Respati mengajak masyarakat Solo untuk nyengkuyung (bergotong royong-red) resik-resik (bersih-bersih-red) sungai. Ia juga mengapresiasi keterlibatan para pelajar dan remaja dalam kegiatan Kosak Kasik.

“Terimakasih para pelajar SMK Mikael sudah ikut kegiatan bersih-bersih, luar biasa. Saya berjanji, saya akan mencarikan pekerjaan yang baik dan berkualitas. Kita bantu semua untuk bisa menyalurkan potensinya, untuk kerja di dalam negeri maupun luar negeri,” ujar Respati.

Dalam kesempatan itu, Respati Ardi  juga melaunching kampung semarak dan Posyandu Plus di RW 1 Kelurahan Punggawan. Respati mewanti-wanti agar warga Punggawan dapat memanfaatkan layanan ini sebagai sarana laporan gangguan masyarakat.

“Posyandu tidak hanya untuk kesehatan, tapi juga mencangkup jalan berlubang, dinas pendidikan, perumahan, dinas sosial. Ada juga sentra bagi adek-adek yang ada permasalahan dengan keluarga, kawan, putus sekolah, nanti ada psikolog untuk curhat. Ada ketertiban masyarakat juga. Posyandu ini saya harapkan bisa menjadi tempatmu mengadu,” ujar dia.

Respati berencana menambah kader Posyandu dengan melibatkan anak muda dan remaja karang taruna agar lebih aktif dalam kegiatan masyarakat. Ia juga berkeinginan untuk membuat kebijakan berupa adanya nilai akademis pengabdian masyarakat bagi pelajar di Solo.

Sementara itu, Lurah Punggawan, Christia Ningrum menjelaskan kampung semarak adalah kampung sehat mapan dan bergerak yang diharapkan bisa menjadikan warga Punggawan lebih sehat, mapan dari sisi ekonomi serta bergerak untuk maju dan lebih baik lagi dari sebelumnya.

“Kegiatan ini akan terus rutin kami adakan dan harapannya bisa menyulap Kali Pepe agar lebih cantik dan bisa menarik minat wisatawan untuk datang ke Kelurahan Punggawan,” kata dia.

Kegiatan Kosak Kasik berlanjut dengan mengecat jalan gang-gang di Kelurahan Punggawan dengan cat warna warni. Kali Pepe kemudian berubah menjadi lebih bersih dari sampah dan berhasil menarik minat warga untuk berkegiatan di kali tersebut.