SOLO, MettaNEWS – Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan di Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) terus menunjukkan tren positif pada Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) 2026.
Hingga pertengahan Mei 2026, jumlah pendaftar maupun registrasi mahasiswa baru mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Berdasarkan laporan Staf Promosi PMB UMS, Fefy Sheilla Putri, jumlah pendaftar PMB UMS 2026 per 15 Mei 2026 mencapai 15.840 calon mahasiswa. Angka tersebut meningkat dibanding tahun 2025 yang tercatat sebanyak 15.422 pendaftar.
Tak hanya itu, jumlah mahasiswa yang telah melakukan registrasi juga mengalami kenaikan, dari 2.820 mahasiswa pada 2025 menjadi 2.977 mahasiswa pada 2026.
“Tren registrasi tahun ini meningkat dibandingkan tahun lalu. Ini menunjukkan kepercayaan masyarakat terhadap UMS masih sangat baik,” terang Fefy, Minggu (17/5/2026).
Menurutnya, program studi di rumpun kesehatan masih menjadi primadona bagi calon mahasiswa baru. Fakultas Kedokteran menjadi program studi dengan jumlah registrasi tertinggi, yakni mencapai 1.882 mahasiswa.
Posisi berikutnya ditempati Program Studi Farmasi dengan 1.005 mahasiswa serta Program Studi Psikologi sekitar 910 mahasiswa.
Fefy menjelaskan, tingginya minat terhadap program studi kesehatan tidak terlepas dari kualitas akademik dan reputasi UMS yang terus berkembang, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Sejumlah program studi di UMS telah mengantongi akreditasi unggul, didukung fasilitas pembelajaran modern, tenaga pengajar kompeten, hingga berbagai peluang internasional bagi mahasiswa.
“UMS terus berupaya menghadirkan pendidikan berkualitas dengan lingkungan belajar yang kompetitif, inovatif, dan mendukung pengembangan mahasiswa,” jelasnya.
Selain fokus pada akademik, UMS juga aktif mendorong mahasiswa untuk berprestasi melalui kompetisi nasional dan internasional, program pertukaran pelajar, student mobility, riset, hingga pengabdian masyarakat. Berbagai program tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi calon mahasiswa.
Fefy menambahkan, tingginya peminat di program studi kesehatan membuat sejumlah kuota mulai terbatas. Bahkan, kuota Fakultas Kedokteran disebut tinggal menyisakan sedikit kursi.
“Karena kuotanya semakin terbatas, kami mengimbau calon mahasiswa yang sudah dinyatakan diterima untuk segera melakukan registrasi,” katanya.
Sementara itu, angka pengunduran diri mahasiswa tercatat relatif stabil. Pada 2025 terdapat 70 calon mahasiswa yang mengundurkan diri, sedangkan pada 2026 tercatat sebanyak 72 orang.
UMS optimistis tren positif PMB 2026 akan terus meningkat hingga penutupan pendaftaran pada 29 Agustus 2026. Dengan capaian prestasi, akreditasi unggul, serta penguatan jejaring internasional, UMS semakin mempertegas posisinya sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia.








