SOLO, MettaNEWS – Pada bulan Mei 2022 Kota Solo mengalami inflasi sebesar 0.71 persen. Angka ini termasuk rendah bila dibandingkan pada bulan sebelumnya. Terjadi penurunan jika dibandingkan inflasi pada April 2022 yang berada di angka 1.47 persen. Posisi ini menempatkan Solo menjadi kota kedua dengan inflasi tertinggi setelah Tegal sebesar 1.03 persen.
Ditemui pada rilis inflasi, Kamis (2/6/2022), Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Surakarta, Totok Tavirijanto memaparkan komoditas yang menyumbang inflasi terbesar adalah nasi dengan lauk.
“Beberapa komoditas mengalami kenaikan harga sehingga menyumbang inflasi diantaranya nasi dan lauk, cabai rawit, kue kering bahkan sayur capcay masuk dalam daftar penyumbang inflasi,” jelas Totok di kantornya.
Selain inflasi ada beberapa komoditas yang mengalami penurunan harga diantaranya bawang putih, cat tembok, buah-buahan seperti pisang, tomat, anggur dan beras.
“Cat tembok bulan April harganya tinggi karena banyak masyarakat yang mengecat rumahnya sebelum Lebaran. Mei ini sudah selesai sehingga tidak diburu lagi.
Totok mengatakan dari 6 kota di Jawa Tengah pada Mei 2022 semua mengalami inflasi.
“Inflasi tertinggi terjadi di Kota Tegal sebesar 1,03 persen kemudian Kota Surakarta 0,71 persen. Kota Purwokerto 0,63 persen. Kota Cilacap sebesar 0,59 persen. Kota Semarang 0,53 persen, dan Kota Kudus sebesar 0,38 persen,” ungkap Totok.








