SOLO, MettaNEWS – Sebanyak 65 murid kelas IV SD Muhammadiyah Program Khusus (PK) Kottabarat Solo mengikuti kegiatan parent’s day bertema “Mempersiapkan Masa Akil Balig” di ruang kelas sekolah setempat, Sabtu (23/8/2025).
Koordinator tim guru kelas IV, Eka Pratiwi Nugrahini, menjelaskan parent’s day merupakan salah satu program unggulan sekolah yang menghadirkan orang tua sebagai pengajar di kelas. Program ini rutin digelar dua kali dalam setahun.
“Kegiatan ini bertujuan membangun komunikasi yang baik dengan anak, serta menyelaraskan pendidikan antara keluarga dan sekolah,” terang Eka.
Pada kesempatan kali ini, sekolah menghadirkan dua narasumber sekaligus orang tua murid, yakni dr. Kresno Condro Adhi, Sp.OG, M.Kes., ayah dari Khaira Aizhana Nandini, serta dr. Kun Salimah, M.Biomed, Sp.PD, Subsp.H.Onk.M. (K), FINASIM, ibu dari Bhagaskara Suarrabbani Ayudha.
Acara diawali dengan mengaji, doa bersama, serta sambutan ketua paguyuban orang tua murid kelas IV. Setelah itu, murid dibagi dalam dua kelompok, putra dan putri, untuk mendapatkan edukasi tentang pubertas.
Dalam sesi pertama, dr. Kun Salimah memberikan materi kepada murid perempuan tentang menjaga kesehatan reproduksi dan tips menghadapi pubertas.
“Bersikaplah terbuka dengan orang tua kalian karena dukungan dari orang terdekat sangat penting. Jaga kesehatan fisik dan mental dengan berolahraga, makan bergizi, tidur cukup, serta menjaga organ kewanitaan,” pesannya.
Sementara itu, kelompok putra mendapatkan materi dari dr. Kresno Condro Adhi mengenai ciri-ciri fisik seorang laki-laki yang memasuki masa akil balig.
“Tubuh menjadi besar dan berotot, suara lebih berat, serta tumbuh rambut di ketiak dan kemaluan. Jangan panik, karena semua ini wajar dan kalian tak perlu malu mengakuinya,” jelasnya.
Pada sesi kedua, kelompok putra dan putri saling bertukar tempat untuk mengikuti materi pengendalian emosi di masa pubertas. Sesi ini memberikan bekal penting bagi murid agar mampu memahami perubahan psikologis yang mereka alami.
Salah satu murid kelas IV, Elbara Hamizan Faishal, mengaku mendapat banyak pengetahuan baru dari kegiatan ini.
“Awalnya saya malu, tapi kita wajib tahu cara menghadapi masa akil balig. Peran orang tua sangat dibutuhkan sebagai sahabat dan tempat berbagi cerita,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, SD Muhammadiyah PK Solo berharap murid lebih siap menghadapi masa pubertas dengan bekal ilmu yang tepat, sekaligus memperkuat sinergi antara pendidikan sekolah dan keluarga.







