SOLO, MettaNEWS – Keberadaan sampah anorganik yang tidak dikelola dengan baik akan menjadi masalah serius bagi lingkungan. Tidak hanya merusak ekosistem makhluk hidup, tetapi juga berpotensi memicu bencana alam.
Oleh sebab itu, 56 murid kelas III SD Muhammadiyah Program Khusus Kottabarat Solo mendapat edukasi kegiatan Parents Day. Dengan tema ‘Reuse, Membuat Hiasan Bunga dari Bekas Bungkus Apel’ di sekolah setempat, Rabu (9/11/2022).
Dipilihnya tema ini lantaran berkaitan dengan materi pembelajaran tematik di kelas 3 ‘Benda di Sekitarku’ serta mengedukasi peserta didik untuk mengetahui pentingnya pengolahan sampah dengan menerapkan konsep 3R (Reduce, Reuse dan Recycle).
Reduce, artinya mengurangi penggunaan benda yang berpotensi menjadi sampah. Reuse, artinya memanfaatkan kembali sampah yang masih dapat digunakan. Sedangkan recycle, artinya mengolah kembali sampah anorganik untuk dapat dimanfaatkan menjadi barang yang berguna.
Ketua komite kelas III, Rina Dewi Triyuningsih menjelaskan, dipilihnya tema ini supaya anak-anak dapat mengurangi produksi sampah dan dapat melakukan daur ulang dengan berbagai bentuk kreasi menarik.
“Saya lihat di supermarket banyak bungkus apel dan pir tidak terpakai dan menjadi sampah. Bungkus apel sendiri termasuk jenis styrofoam. Oleh karena itu saya mendapat ide untuk mengubah sampah bungkus apel ini menjadi kreasi menarik dan bisa saya edukasikan ke anak-anak,” ungkapnya.
Para siswa sangat antusias mengikuti langkah demi langkah kegiatan membuat bunga. Salah satu murid kelas III, Shafira Kireina Ginta Huwaida mengaku ini merupakan pengalaman pertama kali membuat kreasi dari bungkus apel.
“Baru pertama kali, biasanya bungkus apelnya langsung saya buang. Ternyata bungkus apel ini bisa dimanfaatkan untuk membuat bunga yang indah,” ujarnya.
Eka Pratiwi Nugrahini, selaku koordinator tim guru kelas III berharap melalui kegiatan ini murid memiliki kesadaran diri sejak kecil dalam mengurangi penggunaan sampah.
“Semoga mereka selalu menerapkan konsep 3R dalam kehidupan sehari-hari, sehingga dapat turut berkontribusi dalam mengurangi permasalahan sampah,” pungkasnya.







