Menteri PUPR Robohkan Markas TNI untuk Lahan Parkir Masjid Raya Zayed

oleh
Denbekang IV-44-04 Surakarta di Kelurahan Gilingan, Kecamatan Banjarsari, Solo, Jumat (4/11/2022) | MettaNEWS / Adinda Wardani

SOLO, MettaNEWS – Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono berencana membuat lahan parkir Masjid Raya Syeikh Zayed Solo seluas 2.000 meter persegi.

Untuk itu Menteri PUPR itu telah berkoordinasi dengan Panglima Komando Daerah Militer IV/Diponegoro, Mayor Jenderal TNI Widi Prasetijono untuk merobohkan markas Detasemen Perbekalan dan Angkutan (Denbekang) TNI AD dalam waktu segera.

”Sekarang gedungnya masih ada, tapi sudah tidak digunakan lagi. Tadi saya telepon ke Pangdam, beliau sudah ‘oke bos’, sudah sepakat. Hari ini atau besok sudah bisa dirobohkan,” ujar Menteri Basuki.

Lahan parkir itu diperkirakan dapat menampung sebanyak 200 mobil. Jika diperlukan, Menteri Basuki akan menginstruksikan membuat elevated rail.

Sebelumnya Project Manager PT Waskita, Adriansah Perdana mengatakan Masjid Raya Syeikh Zayed Solo itu akan memiliki

area parkir untuk 28 bus dan area jalan utama seluas 3.500 meter persegi untuk roda 2 maupun 4.

“Kalau parkir memang ada 28 bus di belakang, motor 50. Dan kendaraan pribadi di sini memang ke sarana publik jadi kendaraan pribadi tidak terlalu kita optimalkan bisa menampung roda 2 atau 4,” jelasnya.

Adapun rencana perobohan Kantor Denbekang itu juga disetujui Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka yang ikut menemani tinjuan Menteri Basuki ke Masjid Raya Syeikh Zayed Solo hari ini.

Gibran pun yakin pihaknya dapat memanfaatkan waktu yang tersisa untuk persiapan penyediaan lahan parkir sebelum peresmian 17 November mendatang.

”Sudah janjian sama Pak Pangdam. Hari ini sudah dapat izin untuk bongkar. Islamic Center) nanti tahun depan. Kita ngejar pembukaan dulu,” katanya.