SOLO, MettaNEWS – Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto meresmikan kawasan Sains dan Teknologi Solo Techno Park bersama Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Senin (6/2/2023).
Kawasan inovatif dan berdaya saing internasional ini miliki 3 cluster manufaktur, technopreneurship dan industri kreatif dengan 9 sektor.
Sebagai center dari ekonomi digital pertama di Indonesia, Solo Techno Park miliki keunggulan fasilitas lewat Shopee Creative and Innovation Hub serta Garena Gaming and Community Hub. Keduanya akan membawa dampak besar bagi pengembangan start up dan potensi e-sports Kota Solo.
Menko Perekonomian Airlangga mengatakan ada target perluasan Solo Techno Park yang semula hanya 5 hektare menjadi 20 hektare. Perluasan kawasan ini ia yakini dapat terwujud dengan kerjasama digital dengan salah satu e-cemmerce berprestasi yang telah berlangsung selama ini.
“Hari ini saya hadir mewakili bapak Presiden meresmikan Solo Techno Park. Revitalisasinya kerjasama dengan ekosistem digital saya lihat Shopee banyak menoreh prestasi di sini. Ini meresapi daripada Solo Techno Park yang seluas 5 hektar dan ditargetkan menjadi 20 hektar pembangunannya,” kata Airlangga.
Menko Airlangga Sebut Solo Techno Park Tingkatkan SDM Kota Solo
Kawasan sains dan teknologi ini diyakini Menko Airlangga dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Kota Solo. Mengingat banyaknya fasilitas yang sangat memadai seperti Gedung Akademi Komunitas Tekstil, Welding atau pengelasan dan juga berbagai cluster lainnya.
“Digitalisasi ekosistemnya luar biasa dan ini merupakan percepatan dari pada pengembangan Solo Techno Park jilid 1. Kita lihat ada gedung Akademi Komunitas tekstil ada pelatihan welding dan lain-lain. Tetapi ini yang generasi keduanya hampir seluruhnya digitalisasi,” ujar dia.
Menko Airlangga juga berharap Solo Techno Park dapat menjadi sumber peningkatan enterpreneurship Kota Solo. Solo Techno Park pun akan menyerap SDM dari Kota Solo dan sekitarnya untuk menjadi salah satu penggerak ekonomi digital Indonesia.
“Saya berharap tentunya Solo Techno Park menjadi sumber untuk peningkatan SDM dan sumber kegiatan entrepreneurship yang ada bagi Solo dan sekitarnya. SDM itu diambil dari Solo dan sekitarnya. Kalau dari pusat kita memberikan pelatihannya fasilitasi perawatannya,” tukasnya.









