SOLO, MettaNEWS – Kegiatan Mangayubagya Pak Jokowi Unduh Mantu Kaesang-Erina di Pasar Gede Solo pada Selasa (6/12/2022) syarat akan filosofi Jawa.
Melibatkan penari dari Sanggar Pesona Nusantara dan Suara Sinden Karanganyar. Acara ini bertujuan untuk menyambut pernikahan putra bungsu Presiden RI, Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono yang akan dihelat pada 8-11 Desember 2022.
Ada empat dan satu sinden yang terlibat dalam mangayubagya ini. Keempat penari itu tampak mengenakan pakaian lurik dan riasan sanggul lengkap dengan aksesoris empat bumbu dapur.
Empat bumbu dapur ini diantaranya cabai besar merah dan hijau, bawang merah dan putih serta sayur kacang panjang. Bumbu dapur dan sayuran ini dibuat untuk kalung dan cunduk atau tusuk konde.
Salah satu yang terlibat ialah Muhamad Arif Wibowo. Pegiat seni dari Lembaga Seni Budaya Muslim Solo. Arif sapaan akrabnya itu mengatakan tiap bumbu dapur dan sayuran ini memiliki filosofi tersendiri yang kental akan budaya Jawa.
“Lombok yang dipakai aksesoris penari batik Solo Pesona Nusantara ada makna filosofinya. Bawang merah itu digambarkan ketika mau mengarungi bahtera rumah tangga harus mengupas permasalahan yang ada,” ujar Arif.
Arif mengatakan bawang merah ini diibaratkan sebagai keberanian Kaesang dan Erina dalam mengarungi bahtera rumah tangga. Keduanya diharapkan mampu melewati biduk rumah tangga yang berlika-liku.
“Ibaratnya kita harus berani maju melangkah menghadapinya dalam artian Kaesang dan Erina bisa mengarungi bahtera rumah tangga. Bawang putih artinya kesucian dalam rumah tangganya agar mendapat rahman Gusti Pengeran,” terangnya.
Sementara untuk lombok atau cabai merah memiliki arti menuju ke atas simbol keberanian dengan niat lilahitalla dan niat ibadah menikah.
“Lombok hijau perlindungan semesta kanan kiri berjumlah 7 yang artinya pitulungan atau memberi pertolongan dalam bahasa Jawa,” tukasnya.
Prosesi mangayubagyo dimulai dengan doa bersama pada pukul 10.00 WIB. Kemudian dilanjut dengan empat penari wanita yang memakai lurik serta aksesoris empat bumbon berjalan menuju halaman Pasar Gede.
Masing-masing dari mereka membawa tumpeng, buah dan tempayak bergambar foto prewedding Kaesang-Erina bertuliskan “Pedagang Pasar Gede ikut berbahagia Pak Jokowi unduh mantu, Kaesang Erina”. Acara ini berakhir pada pukul 10.40 WIB.
Persiapan pernikahan Kaesang dan Erina di Jogja maupun Solo juga kian matang. Pihak penyelenggara tengah menyiapkan berbagai fasilitas seperti becak, pos kesehatan hingga kantong parkir. Adapula pembagian suvenir dan paket makanan saat kirab pengantin di Jalan Slamet Riyadi Solo.








