Memberi Makan Kebo Bule Keraton Surakarta, Wisata Ekonomis Penuh Edukasi

oleh

SOLO, MettaNEWS – Jika berkunjung ke Solo, maka tak lega rasanya jika tak mampir ke Keraton Surakarta. Selain menikmati keindahan bangunan istananya yang otentik, wisata memberi makan kebo bule di kandang maheso pusaka sisi barat dan sitinggil Alun-alun Kidul (Selatan) juga tak kalah mengasyikkan.

Destinasi ini sebelumnya sempat ditutup saat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) menyerang ternak termasuk kebo bule di wilayah Keraton. Hingga akhirnya masyarakat kembali diizinkan untuk memberi makan kebo-kebo tersebut.

Sayuran yang diizinkan untuk diberikan ke kebo bule ini yakni kangkung segar. Banyak yang menjual kangkung ini di area mahesa pusaka maupun sitinggil.

Salah satunya, Joko Mursito atau biasa disapa Gepeng. Setiap hari Joko telah berada di mahesa pusaka dengan membawa 100 ikat kangkung segar seharga Rp 2.500 untuk ia jajakan.

“Saya jualannya dari jam 6 pagi, pas waktu salat zuhur saya pulang lalu kembali lagi sampai sore jam 5-nan. Ini paling ramai keluarga, orang tua sama anak-anak paling banyak pas hari libur atau hari Minggu,” ujar Gepeng.

Gepeng telah berjualan kangkung serta merawat kebo bule Keraton Surakarta sejak 2007 itu mengaku kebanyakan pengunjung berasal dari luar daerah.

“Kalau pas pagi ya orang Solo yang datang, kalau siang agak sorean orang luar semua. Mereka suka ini ngasih makan kebo, biasanya para orang tua menggendong anaknya biar bisa ndulang (memberi makan-red) kebonya,” ujar Gepeng.

Gepeng mengaku 100 ikat kangkung segarnya selalu laris manis diserbu pengunjung. Maka ia pun sering menambah jumlah di sore hari sebanyak 100 ikat.

Wisata murah meriah ini dibuka mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. Destinasi yang satu ini sangat cocok, apalagi untuk pengunjung yang mempunyai anak kecil.

Salah satu pengunjung asal Klaten, Nana Dwi Hastuti mengaku senang bisa mengajak keluarganya melihat kebo bule. Apalagi, wisata itu termasuk murah meriah dan disukai anak-anak.

“Kan udan legend ini ya. Udah tahu dari mana-mana kalau ke solo ya kebo bule itu. Tadi habis ke Masjid Syeikh Zayed yang baru itu, terus mampir ke sini,” ujar wisatawan berusia 32 tahun itu.

Tak afdol rasanya jika berkunjung ke Alun-alun Kidul tanpa memberi pakan ke kebo yang dianggap keramat ini. Maka Nana pun sering mengagendakan untuk pergi ke Solo bersama keluarga.