SOLO, MettaNEWS – Pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed di lahan bekas Pertamina di Gilingan belum rampung. Masjid hadiah dari Pangeran Uni Emirat Arab (UEA), Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, untuk Presiden RI Joko Widodo ini sebelumnya ditargetkan selesai Agustus 2022 dan dapat digunakan pada bulan September nanti .
Walikota Solo, Gibran Rakabuming menjelaskan, melihat progres pembangunan masjid raya tersebut peresmian akan dilakukan pada bulan November. Gibran menyebut molornya pengerjaan masjid ini karena ada beberapa keterlambatan.
“Belum bisa Agustus nanti, peresmiannya di bulan November ya, ada beberapa keterlambatan seperti barang-barang interior. Soalnya import, ini tinggal masang interior sama menara-menara nya, dome (kubah) nya sudah dipasang,” jelas Gibran, ditemui di Balaikota Solo, Rabu (20/7/2022).
Beberapa barang seperti untuk marmer di import dari Italia, juga beberapa interior lain.

Selain Masjid Raya Sheikh Zayed, di area lokasi yang sama juga akan didirikan Islamic Center. Namun untuk pembangunan Islamic Center tersebut saat ini belum dapat dipastikan kapan dimulainya.
“Seperti konsep awal, nanti juga akan dibangun Islamic Center. Tapi tunggu ya, belum dibicarakan lagi. Masih butuh solusi dan memikirkan untuk 35 rumah yang ada di sini, belum pasti semua,” ungkap Gibran.
Progres pembangunan Masjid Raya Sheikh Zayed sendiri sudah terlihat. Pada bagian depan masjid sudah terpasang keramik dan pengerjaan juga terus dilakukan.









